JATIMTIMES – Pembahasan perubahan rancangan peraturan daerah (ranperda) Trenggalek terus dikebut. Upaya yang dilakukan, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD memanggil Bagian Hukum Sekretariat Daerah Pemkab Trenggalek.

 Jadi, sebelum masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2022, ranperda diseleksi dulu. “Mengawali pelaksanaan APBD tahun 2022, kita mulai membahas judul ranperda yang akan dimasukkan ke dalam Propemperda,” ujar Ketua Bapemperda Kholis Widodo usai pimpin rapat bersama bagian hukum, Rabu (9/2/2022).

Menurut Kholis, ada beberapa judul ranperda yang akan dimasukkan dalam Propemperda. Di antaranya mencakup sisa ranperda tahun 2021 kemarin, ranperda usulan, dan ranperda yang memang dirancang untuk dibahas pada tahun 2022 ini. 

Baca Juga  Vaksinasi Booster Dosis Tiga Bakal Jadi Syarat Perjalanan dan Izin Keramaian

“Ada 38 judul ranperda yang kali ini kita bahas. Di antaranya 26 judul ranperda yang masuk dalam daftar target tahun ini. Selanjutnya ada 6 ranperda usulan, dan ada 6 ranperda sisa tahun kemarin yang masih belum selesai,” jelasnya.

Kholis menambahkan bahwa setelah selesai proses sinkronisasi ini, pihaknya akan melanjutkan konsultasi dengan Bagian Hukum Pemprov  Jawa Timur. Pihaknya juga menegaskan bahwa tidak semua ranperda dibahas mulai dari awal. Pasalnya, ada ranperda yang sudah dalam pembahasan panitia khusus. 

“Misal raperda tahun jamak yang sudah masuk pada pansus. Jadi kewenangan penyelesaian ada pada pansus bersama pimpinan DPRD,” tambahnya.

Dalam pembahasan kali ini, pihaknya juga tidak menampik adanya ketidaksesuaian beberapa judul ranperda. Perkara ini masih akan dikonsultasikan dengan Biro Hukum Pemprov Jawa Timur. 

Baca Juga  Wakil Bupati Madiun Pastikan Semua Proyek Tuntas di Penghujung 2021

“Kami akan konsultasikan dulu dengan Biro Hukum Pemprov Jatim. Jangan sampai ketika judul ranperda ini sudah kita masukkan ke dalam Propemperda, ada kekeliruan atau bahkan menabrak aturan yang ada di atasnya,” pungkas ketua Bapemperda yang baru ini.



Ganez Radisa Yuniansyah