Baru 56 Persen Jemaah Haji Reguler Jatim Lunasi Bipih, 487 di Antaranya Lansia

Baru 56 Persen Jemaah Haji Reguler Jatim Lunasi Bipih, 487 di Antaranya Lansia
Ilustrasi jemaah haji Jawa Timur (Jatim) (Ist)

INDONESIAONLINE – Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk jemaah haji reguler asal Jawa Timur (Jatim) tahun 1446 H/2025 M baru mencapai 56,44 persen dari total kuota. Dari jumlah tersebut, tercatat 487 jemaah lanjut usia (lansia) telah melunasi biaya haji.

Data ini berdasarkan monitoring sementara Tahap I pelunasan Bipih yang berlangsung sejak 14 Februari hingga 14 Maret 2025. Kuota jemaah haji reguler Jatim tahun ini adalah 35.152 orang, terdiri dari 33.035 jemaah urut porsi, 1.758 jemaah prioritas lansia, 102 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 237 petugas haji daerah (PHD).

Dari total kuota tersebut, hingga saat ini baru 19.649 jemaah yang telah melunasi Bipih. Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim, Mohammad As’adul Anam, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau dan mengoptimalkan proses pelunasan.

“Pelunasan Bipih Tahap I saat ini sudah mencapai 56 persen. Ini masih dalam proses, dan kami akan melanjutkan ke Tahap II. Nanti setelah Tahap I selesai, akan diumumkan lagi,” ujar Anam, Kamis (27/2/2025).

Anam menjelaskan, Tahap II akan difokuskan pada proses penggabungan, pendampingan, dan pelunasan bagi jemaah haji cadangan. “Tahap II ini penting untuk memastikan semua jemaah bisa memenuhi kewajibannya. Setelah 10 hari, akan ada pengumuman resmi terkait progres selanjutnya,” tambahnya.

Anam mengakui adanya kendala dalam proses pelunasan, terutama terkait sistem yang terkadang mengalami gangguan atau kelambatan, khususnya saat proses penggabungan data. Namun, pihaknya terus berupaya mengatasi kendala tersebut.

Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lansia. Dari kuota 1.758 jemaah lansia, baru 487 orang yang telah melunasi Bipih. “Kami berupaya memastikan mereka mendapatkan pendampingan yang maksimal,” kata Anam.

Lebih lanjut, Anam menyampaikan bahwa Tahap II pelunasan Bipih akan difokuskan pada pendampingan jemaah yang belum melunasi, penggabungan data, dan mengakomodasi kuota jemaah cadangan.

Kemenag Jatim optimistis target pelunasan Bipih 2025 dapat tercapai. Anam menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait guna memastikan kelancaran proses pelunasan.

“Kami berharap semua jemaah bisa menyelesaikan kewajibannya sebelum batas waktu yang ditentukan,” pungkasnya.

Berikut adalah rekapitulasi pelunasan Bipih per kabupaten/kota di Jawa Timur:

1. Kota Surabaya: Berhak Lunas 2.815, Lunas 1.491 (53%).
2. Kota Mojokerto: Berhak Lunas 132, Lunas 79 (60%).
3. Kota Malang: Berhak Lunas 1.056, Lunas 547 (52%).
4. Kota Pasuruan: Berhak Lunas 233, Lunas 132 (57%).
5. Kota Probolinggo: Berhak Lunas 213, Lunas 136 (64%).
6. Kota Blitar: Berhak Lunas 106, Lunas 71 (67%).
7. Kota Kediri: Berhak Lunas 255, Lunas 158 (62%).
8. Kota Madiun: Berhak Lunas 154, Lunas 110 (71%).
9. Kab. Gresik: Berhak Lunas 2.023, Lunas 1.297 (64%).
10. Kab. Mojokerto: Berhak Lunas 1.249, Lunas 615 (49%).
11. Kab. Sidoarjo: Berhak Lunas 2.816, Lunas 1.624 (58%).
12. Kab. Jombang: Berhak Lunas 1.004, Lunas 510 (51%).
13. Kab. Sampang: Berhak Lunas 515, Lunas 168 (33%).
14. Kab. Pamekasan: Berhak Lunas 955, Lunas 449 (47%).
15. Kab. Sumenep: Berhak Lunas 852, Lunas 537 (63%).
16. Kab. Bangkalan: Berhak Lunas 659, Lunas 369 (56%).
17. Kab. Bondowoso: Berhak Lunas 538, Lunas 343 (64%).
18. Kab. Situbondo: Berhak Lunas 878, Lunas 411 (47%).
19. Kab. Banyuwangi: Berhak Lunas 1.106, Lunas 704 (64%).
20. Kab. Jember: Berhak Lunas 2.241, Lunas 1.294 (58%).
21. Kab. Malang: Berhak Lunas 1.830, Lunas 912 (50%).
22. Kab. Pasuruan: Berhak Lunas 1.512, Lunas 835 (55%).
23. Kab. Probolinggo: Berhak Lunas 861, Lunas 503 (58%).
24. Kab. Lumajang: Berhak Lunas 845, Lunas 515 (61%).
25. Kab. Kediri: Berhak Lunas 1.059, Lunas 596 (56%).
26. Kab. Tulungagung: Berhak Lunas 982, Lunas 522 (53%).
27. Kab. Nganjuk: Berhak Lunas 573, Lunas 360 (63%).
28. Kab. Trenggalek: Berhak Lunas 419, Lunas 231 (55%).
29. Kab. Blitar: Berhak Lunas 825, Lunas 438 (53%).
30. Kab. Madiun: Berhak Lunas 296, Lunas 188 (64%).
31. Kab. Ngawi: Berhak Lunas 371, Lunas 243 (65%).
32. Kab. Magetan: Berhak Lunas 341, Lunas 243 (71%).
33. Kab. Ponorogo: Berhak Lunas 399, Lunas 256 (64%).
34. Kab. Pacitan: Berhak Lunas 155, Lunas 75 (48%).
35. Kab. Bojonegoro: Berhak Lunas 1.624, Lunas 1.060 (65%).
36. Kab. Tuban: Berhak Lunas 1.071, Lunas 637 (59%).
37. Kab. Lamongan: Berhak Lunas 1.677, Lunas 929 (55%).
38. Kota Batu: Berhak Lunas 137, Lunas 61 (45%) (mcm/dnv).