INDONESIAONLINE – Kondisi bangunan sejumlah gedung sekolah di Kabupaten Ngawi yang baru sekitar setahun direhabilitasi kondisinya sudah memprihatinkan. Hal ini juga menyebabkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Madiun, Supardi, saat ditemui Jatim Times menyampaikan keprihatinannya atas kondisi bangunan yang belum genap berusia lima tahun setelah rehabilitasi kondisinya sudah banyak yang rusak.

“Prihatin dengan kondisi bangunan sekolah yang belum sampai lima tahun rehabilitasi sudah banyak yang rusak. Mari masyarakat kita lakukan pengawasan dan menjaga untuk kebaikan,” terang Supardi. 

Lebih lanjut Supardi juga menegaskan masyarakat bisa berperan aktif melakukan pengawasan untuk kebaikan bersama. Bukan hanya aktivitas tertentu semata. 

“Tujuan pengawasan untuk kebaikan bersama. Di mana agar mutu dan kualitas bangunan gedung sekolah itu lebih baik karena menggunakan uang negara,” lanjutnya. 

Baca Juga  Rizal Ramli Desak Pemerintah Bebaskan Seniman Yayat Yatmaka dan Warga Wadas

Supardi juga menegaskan jika proyek pengerjaan rehabilitasi gedung sekolah langsung dari Dinas Pendidikan Jawa Timur. Sedangkan Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Madiun tidak dilibatkan dalam pengawasan. 

“Cuma kalau ketemu kontraktornya tolong dikerjakan dengan baik,” tandasnya. 

Sayangnya sejauh ini Supardi selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Madiun mengaku belum melihat hasil pengerjaan proyek rehabilitasi sejumlah gedung sekolah di Kabupaten Ngawi.