INDONESIAONLINE – Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia secara resmi mengajukan permohonan kepada Basarnas untuk terus melakukan pencarian terhadap tiga warga negaranya yang hilang di kawasan Taman Nasional Komodo. Ketiga korban tersebut adalah Martin Carreras, yang merupakan pelatih tim wanita Valencia CF (tim B), beserta kedua putra kandungnya.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Spanyol Bernardo de Sicart Escoda melalui surat resmi tertanggal 31 Desember 2025. Langkah ini diambil mengingat operasi pencarian standar yang berdurasi tujuh hari seharusnya berakhir tepat pada hari ini, Kamis (1/1/2026).
Dalam suratnya, Bernardo menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pemerintah Indonesia dan seluruh otoritas terkait dedikasi mereka selama sepekan terakhir dalam menangani insiden tenggelamnya kapal wisata tersebut. Meski demikian, ia sangat berharap operasi tetap dilanjutkan demi memberikan kepastian bagi keluarga korban.
Dubes Bernardo meminta agar tim pencari tidak menghentikan operasi hingga jenazah para korban berhasil ditemukan. Menurut dia, penemuan jenazah akan sangat berarti bagi anggota keluarga yang selamat dalam membantu mereka melewati masa trauma yang sangat berat.
Pihak Kedutaan Besar Spanyol percaya bahwa Basarnas memiliki kapasitas dan kemanusiaan untuk mempertimbangkan perpanjangan masa pencarian berdasarkan permohonan pihak keluarga.
Status Pencarian
Insiden ini terjadi di Selat Pulau Padar, wilayah Manggarai Barat, NTT. Meskipun prosedur tetap (SOP) pencarian biasanya ditutup pada hari ketujuh, regulasi di Indonesia memungkinkan adanya perpanjangan waktu operasi jika terdapat evaluasi atau instruksi khusus berdasarkan situasi di lapangan.
Hingga saat ini, keluarga Carreras dan pemerintah Spanyol masih menaruh harapan besar pada koordinasi lanjutan dengan Basarnas di tengah tantangan cuaca dan medan laut di perairan tersebut.
Seperti diketahui, insiden memilukan menimpa kapal wisata pinisi Putri Sakinah yang karam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo. Peristiwa yang terjadi pada Jumat malam (26/12/2025) sekitar pukul 20.30 WITA tersebut mengakibatkan empat orang wisatawan asal Spanyol hingga kini belum ditemukan.
Kapal yang mengangkut rombongan wisatawan tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Namun, petaka muncul hanya 30 menit setelah kapal lepas jangkar. Kapal dilaporkan mengalami mati mesin di tengah laut, yang kemudian disusul hantaman gelombang tinggi hingga menyebabkan kapal tenggelam.
Terdapat total 11 orang yang berada di atas kapal saat musibah terjadi. Berikut rinciannya:
- 7 Korban Selamat: Terdiri dari empat kru kapal, satu pemandu wisata, serta istri dan putri bungsu Martin Carreras.
- 4 Korban Hilang: Martin Carreras Fernando (Pelatih Valencia CF) beserta tiga orang anaknya, yakni Martines Ortuno Maria Lia, Martin Garcia Mateo, dan Martinez Ortuno Enriquejavier.
Pada Senin 29 Desember, ditemukan satu jenazah perempuan di Pulau Serai. Jenazah itu teridentifikasi sebagai salah satu anak Martin Carreras. (hsa/hel)
