INDONESIAONLINE – Status juara bertahan kembali dibuktikan Jakarta Bhayangkara Presisi. Tim milik Polri itu memastikan langkah ke babak final four Proliga 2026 setelah menaklukkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor telak 3-0 dalam laga putaran kedua di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu (7/2/2026) malam.
Kemenangan tersebut menjadi yang keempat bagi Bhayangkara Presisi dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Raihan 13 poin menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara, sekaligus membuat peluang tim di bawahnya untuk mengejar menjadi tertutup.
Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang masih terpuruk di dasar klasemen tak lagi mampu menggeser posisi Bhayangkara. Hingga laga keenam, tim asal Medan itu belum meraih satu kemenangan pun dan baru mengoleksi satu poin.
Pada set pertama, Bhayangkara Presisi tampil agresif dengan mengandalkan para pemain lokal seperti Rendy Tamamilang, Agil Angga, Arjuna Mahendra, dan Alvin Daniel. Permainan solid sejak awal membuat Bhayangkara unggul jauh 15-8. Meski Falcons sempat mendekat lewat perlawanan Fahri Septian dan Luvi Febrian hingga skor 17-19, Bhayangkara tetap mampu mengunci set pembuka 25-20 melalui spike keras Rendy.
Set kedua berjalan lebih ketat. Falcons Tirta Bhagasasi sempat membalikkan keadaan dan memimpin 9-7 setelah tertinggal di awal. Kedua tim saling kejar poin hingga skor imbang 18-18 dan berlanjut ke fase kritis. Drama terjadi saat skor 24-24. Namun pertahanan blok Bhayangkara yang lebih disiplin memastikan kemenangan 27-25 setelah dua kali deuce.
Dominasi Bhayangkara kembali terlihat di set ketiga dengan keunggulan cepat 10-5. Pelatih Falcons Ariyanto mencoba mengubah ritme permainan lewat time out saat tertinggal 13-18. Strategi tersebut sempat membuahkan hasil dengan Falcons menyamakan kedudukan 24-24. Namun, ketenangan Bhayangkara Presisi menjadi faktor penentu, hingga laga ditutup dengan kemenangan 26-24.
Pelatih Bhayangkara Presisi Ridel Toiran mengungkapkan alasannya tidak menurunkan pemain asing dalam laga ini. Ia menegaskan putaran reguler dimanfaatkan untuk memaksimalkan potensi pemain lokal. “Di babak reguler saya ingin mencoba semua pemain. Kalau sudah final four, tidak ada lagi uji coba,” ujarnya usai pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi Ariyanto mengakui peluang timnya menuju final four masih terbuka meski sangat berat. Ia juga menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan anak asuhnya saat menghadapi Bhayangkara Presisi.
“Kami mestinya bisa ambil beberapa poin dari serangan balik. Namun, pemain kami belum mampu memaksimalkannya,” ujar Ariyanto.
Jadwal Pertandingan Minggu (8/2/2026):
– 13.00 WIB: Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Livin’ Mandiri (Putri)
– 16.00 WIB: Jakarta LavAni Livin’ Transmedia vs Jakarta Garuda Jaya (Putra)
– 19.00 WIB: Jakarta Pertamina Enduro vs Medan Falcons (Putri)
(rds/hel)
