Damri Apps: Aplikasi Beli Tiket Online Bus Double Decker DAMRI Rute Jakarta-Surabaya-Malang PP

INDONESIAONLINE – DAMRI perusahaan transportasi plat merah, kini menghadirkan kemudahan bagi para pelanggannya dengan membuka layanan pemesanan tiket online untuk Bus Double Decker DAMRI rute Jakarta-Surabaya-Malang PP. Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi DAMRI Apps yang tersedia di Google Play Store dan Apps Store.

Hal ini disampaikan Corporate Secretary DAMRI Chrystian R. M. Pohan. Dimana ia juga menjelaskan terkait cara pemesanan tiket online tersebut.

“Calon penumpang dapat dengan mudah memesan tiket Bus Double Decker DAMRI melalui aplikasi DAMRI Apps,” ucapnya,  Senin (29/4/2024).

Berikut langkah-langkah pemesain tiket online Bus Double Decker DAMRI rute Jakarta-Surabaya-Malang PP.:

  1. Unduh aplikasi DAMRI Apps di Google Play Store atau Apps Store.
  2. Buka aplikasi DAMRI Apps dan pilih menu “Pemesanan Tiket”.
  3. Pilih titik keberangkatan: Pool DAMRI Kemayoran (dari Jakarta menuju Surabaya atau Malang) atau Pool DAMRI Malang/Terminal Bungurasih (dari Surabaya atau Malang menuju Jakarta).
  4. Pilih jadwal keberangkatan yang diinginkan.
  5. Pilih kelas kabin: “Imperial Sleeper” untuk kabin sleeper atau “Imperial Royal” untuk kabin Royal.
  6. Lakukan pembayaran.
  7. Pastikan kembali jadwal pilihan bus agar tidak terjadi salah pesan.

Bus Double Decker DAMRI menawarkan dua kelas kabin dengan tarif normal. ” Untuk Kelas Sleeper Rp610.000 (Jakarta-Surabaya PP) dan Rp640.000 (Jakarta-Malang PP). Sedangkan Kelas Royal Rp510.000 (Jakarta-Surabaya PP) dan Rp540.000 (Jakarta-Malang PP),” terang Pohan.

Kedua kelas kabin dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan perjalanan, di antaranya Kabin sleeper yang nyaman di dek bawah (6 kabin), Kursi Royal yang lega di dek atas (30 kursi), Audio Video on Demand (AVOD), Wifi dan ruang tunggu keberangkatan khusus.

Bus Double Decker DAMRI melayani keberangkatan dari Jakarta dan Malang pukul 18.00 WIB, dan dari Surabaya menuju Jakarta pukul 20.00 WIB.

Sejak diluncurkan pada Februari 2024, layanan ini telah mendapat respon positif dari masyarakat, terutama di akhir pekan dan libur panjang. Tingkat okupansi bus terbilang tinggi, khususnya pada kelas sleeper (mca/dnv).