JATIMTIMES – Menyikapi letusan Semeru yang terjadi pada tanggal 4 Desember lalu, DPD Partai Golkar Lumajang menyiapkan sembako senilai Rp 1,2 Milyar untuk disumbangkan kepada korban letusan Semeru.

Ketua DPD Partai Golkar Lumajang Drs. H. Suigsan, MM kepada Jatimtimes menjelaskan, prioritas sembako tersebut akan diberikan kepada warga di dua kecamatan yang sangat terdampak letusan Semeru.

“Prioritasnya kepada warga di dua kecamatan yakni Candipuro dan Pronojiwo. Baik yang terdampak langsung atau tidak langsung,” kata H. Suigsan, hari ini Selasa (14/12) di Kantor DPD Partai Golkar Lumajang.

Menurut anggot DPRD Lumajang ini, yang terdampak langsung adalah mereka yang berada di pengungsian, yang rumah dan lahan pertaniannya rusak.

Baca Juga  Sempat Dicari Sejak Dini Hari, Warga Gedangan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sementara yang tidak terdampak langsung adalah orang-orang yang kehilangan pekerjaan akibat erupsi Semeru.

“Yang terdampak langsung mereka yang ada di pengungsian, baik di posko yang didirikan oleh pemerintan dan relawan, atau mereka yang memilih berada di rumah kerabatnya,” kata H. Suigsan.

Sementara yang tidak terdampak langsung adalah mereka yang kehilangan  pekerjaaan karena bencana erupsi Semeru.

“Ada banyak warga yang terdampak dan kehilangan pekerjaan karena kejadian ini. Ini akan kita bantu juga, karena mereka tidak lagi bisa bekerja sebagaimana biasanya karena kejadian ini,” tuturnya kemudian.

Untuk distribusi bantuan, DPD Golkar Lumajang menyiapkan dua posko, masing-masing di desa Sumberejo Kecamatan Candipuro dan posko di kantor DPD Golkar Lumajang.

Baca Juga  Kelompok Edy Mulyadi Tebar Ancaman Serius, Bermain All Out Lawan KKN dan Kebijakan Asal-asalan

“Sebagian sembako yang belum terdistribusi masih ada di kantor DPD Golkar Lumajang dan akan segera di disribusikan oleh relawan kita sesuai dengan pemetaan yang sudah kita lakukan,” jelasnya kemudian.

Selain sembako DPD Partai Golkar Lumajang juga menyiapkan bantuan dalam bentuk kasur, spring bad, obat-obatan, vitamin, alat mandi dan sejumlah barang lainnya. 



Moch. R. Abdul Fatah