INDONESIAONLINE – Dua madrasah tsanawiyah dari Kabupaten Malang tampil sebagai kekuatan utama dalam kejuaraan bola voli antar-SMP/MTs se-Jawa Timur bertajuk SMANDA Cup 2026. Pada ajang yang digelar SMAN 2 Kota Malang tersebut, MTsN 2 Kabupaten Malang meraih juara sektor putri. Sedangkan MTsN 1 Kabupaten Malang menjadi kampiun sektor putra.
Pada partai final putri yang berlangsung Minggu (15/2/2026) di lapangan SMAN 2 Kota Malang, MTsN 2 Kabupaten Malang harus bekerja keras sebelum menundukkan SMPN 4 Kota Blitar melalui pertandingan lima set. Tim MTsN 2 sempat tampil dominan dengan merebut dua set awal 25-12 dan 25-19.
Namun, SMPN 4 Kota Blitar bangkit dan memaksakan set penentuan setelah memenangi set ketiga dan keempat dengan skor 25-14 dan 25-15. Di set kelima, ketenangan dan solidnya pertahanan MTsN 2 Kabupaten Malang menjadi kunci kemenangan dengan skor 15-8 sekaligus memastikan gelar juara.
Meski gagal menjadi juara, SMPN 4 Kota Blitar mendapat penghiburan melalui penghargaan pemain terbaik sektor putri yang diraih Rani Setyowati.

Sementara itu, posisi ketiga putri ditempati SMPN 1 Turen setelah mengalahkan SMPN 1 Singosari dengan skor 3-1.
Di sektor putra, MTsN 1 Kabupaten Malang sukses membawa pulang trofi juara usai mengalahkan SMPN 1 Jember di laga final. Adapun peringkat ketiga diraih SMPN 1 Gandusari (Kabupaten Blitar) yang menundukkan MTsN 2 Kabupaten Malang.
Kejuaraan SMANDA Cup 2026 diikuti total 31 tim pelajar se-Jawa Timur, terdiri dari 18 tim putra dan 13 tim putri. Turnamen ini juga menjadi bagian rangkaian peringatan HUT ke-76 SMAN 2 Kota Malang.
Kepala SMAN 2 Kota Malang Eny Retno Diwati menyatakan ajang ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam pembinaan atlet voli usia pelajar melalui jalur prestasi olahraga. “SMAN 2 siap memfasilitasi siswa lewat jalur prestasi olahraga,” ujarnya.
Ketua panitia SMANDA Cup 2026 Agus Setiono yang juga wasit senior Proliga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang. Ia berharap kualitas penyelenggaraan SMANDA Cup terus meningkat sehingga mampu melahirkan talenta-talenta voli potensial dari kalangan pelajar SMP dan MTs. (hsa/hel)













