BNI Agen46 Dapat memberikan Inklusi Perbangkan Pada Kawasan Pedesaan di Tuban

INDONESIAONLINE – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terus meningkatkan layanan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan (unbanked). 

Bank BNI sebagai perbankan pertama yang dimiliki pemerintah Indonesia terus memberikan pelayanan perbankan melaui BNI Agen46. Meski perkembangan zaman dan persaingan di era penggunaan gadget maupun penggunaan internet yang kian meningkat, BNI Agen 46 telah membuktikan manfaat keberadaanya yang masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat khususnya di pelosok perkotaan Kabupaten Tuban.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Cabang Tuban Samsul Arief, sejak terbentuknya BNI Agen46, diharapkan Masyarakat khususnya unbanked akan ‘Merdeka Bertransaksi melalui BNI Agen46’. Pasalnya, keberadaan agen turut membantu dan mempermudah transaksi layanan keuangan perbankan bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan bank.

“Salah satu manfaat BNI Agen 46 pun lebih inovatif untuk membantu usahawan mikro kecil dan menengah agar segera bangkit setelah didera pandemi covid – 19,” ujarnya

Keberadaan BNI Agen 46 Cabang Tuban saat ini berjumlah 1323 agen tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Tuban, yang selama ini telah banyak memberi kemudahan transaksi perbankan dari pembukaan rekening, tarik/setor tunai, transfer BNI, transfer antar bank, berbagai pembayaran tagihan, pembelian, asuransi mikro, hingga referral Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bisa dijangkau olehAgen-Agen 46 sampai pelosok pedesaan. 

“Tentu hal ini untuk mempermudah masyarakat bertransaksi layanan perbankan,” imbuh Arief sapaan Samsul Arie

Dijelaskan Arief layanan perbankan BNI oleh masyarakat yang masih tetap perlu datang ke kantor cabang BNI Tuban untuk diberikan layanan dan peluang bisnis lainya. Namun, hadirnya BNI Agen 46 untuk mengisi layananan bagi masyarakat yang masih kesulitan datang atau menjangkau ke outlet BNI. 

“Sesuai sasaran BNI Agen 46 yakni memberikan produk keuangan yang sederhana serta memiliki kedekatan yang pada nantinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Perkembangannya sendiri biasanya cepat, alasanya, BNI Agen 46 sudah memiliki basis konsumen kuat,” ungkapnya.

Dia menambahkan inti BNI Agen 46 yakni yang bisa memberikan manfaat bagi si agen maupun masyarakat. Pasalnya, dari sisi kelengkapan layanan BNI Agen 46 sudah ada ratusan fitur ditanamkan dalam sistem layanan perbankan mini tersebut. “Bedanya dengan outlet cuma ukuran transaksinya yang lebih kecil,” terangnya.

Sehingga BNI Agen 46 sangat cocok dikembangkan di pinggiran kota dengan sasaran unbanked, dimana pada akhirnya memberi nilai tambah dan berimplikasi pada inklusi perbangkan terhadap Masyarakat dikawasan pedesaan.

“Bagi BNI Agen 46 yang kreatif akan dapat memanfaatkan kondisi ini untuk menambah penghasilannya sebagai agen. Di sisi lain, juga memberikan inklusi perbangkan,” jelas Arief kepada JatimTIMES, Jumat (12/8/2022). 

Saat ditanya soal keuntungan lain sebagai Agen 46, kata Arief diantaranya lebih mudah mendapatkan fasilitas modal kerja KUR, meningkatkan bisnis utama, memperluas jaringan usaha yang dimiliki, jam layanan fleksibel tanpa jam operasional kantor, dan lebih dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai kepercayaan BNI.

“Kalau jadi agen dan punya usaha, maka BNI Agen 46 mendapatkan kesempatan besar untuk mendapatkan kredit di BNI karena BNI sudah mencatat transaksinya. BNI ingin tumbuh bersama dengan para mitra BNI Agen46,” paparnya.

Dia juga menyebutkan, BNI akan terus berupaya mendigitalkan layanan BNI Agen 46 dalam memberikan layanan terbaik untuk inklusi dan literasi ke segmen masyarakat. Hal ini sejalan konsep BNI Agen46 sebagai mini outlet BNI serta menjadi garda terdepan yang berbiaya murah.  

Ditanya soal bentuk digitalisasi layanan BNI Agen 46, Arief menerangkan bahwa, melalui berbagai bentuk akses aplikasi berbasis mobile apps, aplikasi berbasis web serta aplikasi melalui EDC. 

“Selain fitur-fitur dasar yang dimiliki oleh BNI Agen 46 seperti Laku Pandai, Layanan Keuangan Digital, e-Payment serta Penyaluran Berbagai Program Bantuan Pemerintah, beberapa digitalisasi layanan lain juga sudah dan sedang dikembangkan,” kata dia di kantornya. 

“BNI Agen46 juga menjadi sarana pertama untuk memasuki dunia digital pertama kali,” tutup Samsul Arief Kepala KC BNI Tuban kepada Jatim TIMES. (*) 

You May Also Like

Harga Minyak Goreng Jadi 11.500 per Liter, Gubernur Khofifah Berharap Harga Ini sampai Konsumen Paling Akhir

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat di samping wali Kota Kediri. (foto:…

BI-FAST Lengkapi Fitur JConnect Mobile Bank Jatim untuk Transfer Lebih Murah

INDONESIAONLINE – BI-FAST merupakan salah satu layanan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia…