FK UM Edukasi Ratusan Siswa SMPN 22 Malang tentang Postur Sehat lewat Program SPINE

Tim Pengabdian Masyarakat FK UM bersama ratusan siswa SMPN 22 Kota Malang usai kegiatan program SPINE (Skrining Postur dan Edukasi Postur Sehat) untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang dan postur tubuh. (ist)

INDONESIAONLINE – Kebiasaan duduk, berdiri, membawa tas, hingga penggunaan gawai yang kurang tepat dapat memengaruhi kesehatan postur tubuh sejak usia sekolah. Karena itu, Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) menggelar program SPINE (Skrining Postur dan Edukasi Postur Sehat) untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang belakang dan postur tubuh.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut berlangsung di SMP Negeri 22 Kota Malang pada 21 Juli 2026. Program yang diketuai dr Hilma Tsurayya MHPE itu diikuti sekitar 100 siswa kelas VII.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pretest untuk mengukur pemahaman awal siswa mengenai postur tubuh, kebiasaan ergonomis, serta berbagai faktor yang berpotensi menyebabkan gangguan postur. Setelah itu, siswa mendapatkan materi mengenai penerapan postur yang benar dalam aktivitas sehari-hari.

Edukasi itu disampaikan Dr dr Editya Fukata MBiomed. Dia membahas posisi duduk dan berdiri, penggunaan gawai, cara membawa tas sekolah, serta pentingnya aktivitas fisik dan peregangan.

Bantuan alat kesehatan diserahkan FK UM kepada SMPN 22 Kota Malang. (ist)

Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis. Siswa juga dilibatkan secara aktif dalam rangkaian kegiatan, termasuk saat tim pengabdian FK UM melakukan skrining postur.

Usai mendapatkan edukasi dan menjalani skrining, para peserta kembali mengerjakan posttest. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa setelah mengikuti materi yang diberikan.

Selain edukasi dan pemeriksaan postur, FK UM turut menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada SMP Negeri 22 Kota Malang. Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya promotif dan preventif kesehatan di lingkungan sekolah.

Program SPINE menjadi salah satu langkah FK UM untuk memperkuat literasi kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini gangguan kesehatan pada usia sekolah. Edukasi yang diberikan sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan sehat, terutama dalam kegiatan belajar, penggunaan gawai, membawa tas, maupun aktivitas sehari-hari.

Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk membantu menekan risiko gangguan muskuloskeletal yang dapat muncul di kemudian hari.

Kegiatan SPINE juga menjadi bentuk kontribusi FK UM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 atau Good Health and Well-being, khususnya melalui pendekatan promotif dan preventif bagi anak usia sekolah.

Data yang diperoleh dari pretest, posttest, serta skrining postur selanjutnya akan diolah untuk mengevaluasi pelaksanaan program. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kegiatan kesehatan sekolah secara berkelanjutan. (rds/hel)