Gus Fawait Ungguli Elektabilitas Petahana di Pilkada Jember 2024

INDONESIAONLINE – Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait, Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) tampil sebagai bakal calon bupati yang paling diunggulkan dalam Pilkada Jember 2024. Menurut survei terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia, Gus Fawait mengalahkan petahana Hendy Siswanto dan mantan bupati Faida MMR dalam hal elektabilitas.

Survei yang dilakukan pada periode 22-30 April 2024 ini melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak di Jember, Jawa Timur. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error ±3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara terlatih, dengan kendali kualitas dilakukan secara random pada 20 persen dari total sampel.

Dari hasil survei didapatkan Gus Fawait secara elektabilitas, baik dengan simulasi tertutup 10 nama, 8 nama, dan 3 nama, serta simulasi head to head, masih mengungguli petahana dan calon lainnya. Berikut hasil survei:

Simulasi Tertutup 10 Nama:

  • Muhammad Fawait (Gus Fawait): 36,5%
  • Hendy Siswanto: 33,8%
  • Faida: 19,3%
  • Lainnya: <3%
  • TT/TJ (tidak tahu/tidak menjawab): 5,4%

Simulasi 8 Nama:

  • Muhammad Fawait (Gus Fawait): 36,2%
  • Hendy Siswanto: 34,4%
  • Faida: 20,8%
  • Lainnya: <2%
  • TT/TJ: 5,2%

Simulasi 3 Nama (Faida, Hendy Siswanto, Muhammad Fawait):

  • Muhammad Fawait (Gus Fawait): 38,8%
  • Hendy Siswanto: 33,9%
  • Faida: 21,6%
  • TT/TJ: 5,7%

Simulasi Head to Head:

  • Gus Fawait vs Hendy Siswanto:
    • Muhammad Fawait (Gus Fawait): 49,3%
    • Hendy Siswanto: 42,9%
    • TT/TJ: 7,8%
  • Gus Fawait vs Faida:
    • Muhammad Fawait (Gus Fawait): 57,2%
    • Faida: 30,2%
    • TT/TJ: 12,5%

Uniknya, meskipun petahan Hendy Siswanto berada di posisi kedua dalam hal elektabilitas, banyak warga Jember yang puas dengan kinerjanya sebagai bupati.

Survei menunjukkan bahwa 72,5 persen responden menyatakan sangat puas atau cukup puas dengan kinerja Hendy Siswanto. Sebaliknya, 21,2 persen menyatakan kurang puas atau tidak puas sama sekali, dan 6,3 persen TT/TJ.

Sedangkan evaluasi kinerja wakil bupati juga menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, dengan 67,0 persen responden menyatakan sangat puas atau cukup puas, sementara 18,4 persen kurang puas atau tidak puas sama sekali, dan 14,6 persen TT/TJ.

Survei juga mengidentifikasi empat masalah besar yang mendesak untuk diselesaikan di Jember, yakni harga kebutuhan pokok mahal: 37,8%,  harga pupuk mahal: 26,7%,  kondisi jalan rusak: 10,4% dan susah mencari lapangan pekerjaan: 8,8% (mam/dnv).