Peristiwa

Hari Kebangkitan Nasional: Almasta Tuntut Pj Bupati Tulungagung Mundur

12
×

Hari Kebangkitan Nasional: Almasta Tuntut Pj Bupati Tulungagung Mundur

Sebarkan artikel ini

INDONESIAONLINE – Aliansi Masyarakat Tulungagung (Almasta), gabungan dari beberapa kelompok LSM melakukan aksi penyampaian aspirasi di kantor Pemkab dan Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung. Aksi ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Salah satu orator, Agung, menyuarakan beberapa tuntutan, termasuk agar Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung, Heru Suseno mundur atau dicopot dari jabatannya.

“Pj Bupati tidak bisa bekerja,” teriak Agung di depan ratusan massa yang ikut aksi.

Menurutnya, ketidakmampuan Heru terlihat dari berbagai persoalan yang tak terselesaikan di Kabupaten Tulungagung, termasuk kasus di Desa Kedoyo, Kecamatan Sendang.

“Sekdes ASN ini kan seharusnya sudah ditarik, apalagi di Kedoyo ini banyak persoalan termasuk masalah Akte Jual Beli tanah yang tak kunjung selesai,” katanya.

Persoalan lain yang disuarakan termasuk rusaknya infrastruktur jalan di pedesaan, pengeringan tanah yang terjadi pada kas Desa (LP2B) yang tak juga ada ketegasan, serta ketidaknetralan Pj Bupati dan pembiaran terhadap ASN yang berpolitik.

Heru Suseno sendiri saat terjadi demo tidak ada di tempat. Sekda Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi yang hendak menemui pendemo, ditolak oleh massa yang bersikeras untuk ditemui langsung oleh Pj Bupati.

Baca  Pendaftaran The Wedding Expo Millenial JatimTIMES 2022 Dibuka Sampai Akhir Agustus, Para Vendor Mulai Berbondong-Bondong Daftar

Kemarahan peserta aksi nyaris tak terkontrol. Desak-desakan sempat terjadi antara pendemo dan petugas.

Merasa tidak dihargai karena tak ditemui, aksi dialihkan ke Gedung DPRD Kabupaten Tulungagung. Para peserta aksi meminta agar semua yang unjuk rasa diterima dan menolak jika hanya perwakilan yang diperbolehkan masuk.

Karena tidak ada kata sepakat, para peserta aksi membacakan beberapa tuntutan sambil membakar ban di depan gedung wakil rakyat ini.

Meski terjadi beberapa kali gesekan, aksi ini berjalan damai, dan beberapa massa menyuarakan akan menduduki Pendapa Kabupaten Tulungagung. Namun, inisiatif ini dibatalkan dan para pendemo mengancam akan kembali melakukan aksi sampai tuntutan mereka bahwa Heru Suseno dicopot dari jabatannya sebagai Pj Bupati Tulungagung dipenuhi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Heru Suseno terkait desakan yang disampaikan massa aksi ini (ab/dnv).