8 Buku Paling Kontroversial di Dunia
cover buku kontroversial di dunia (Ist)

INDONESIAONLINE – Tidak semua buku menjadi jendela pengetahuan yang mengantarkan kita kepada kebaikan. Dunia mencatat, ada beberapa buku yang dicipta dan berisikan unsur kekerasan, destruktif dan hal-hal negatif bagi manusia.

Berikut ini adalah 8 buku paling kontroversial di dunia dan pernah menggemparkan dunia, menciptakan kematian di mana-mana, serta menciptakan rezim pemerintahan yang berperangai iblis.

Malleus Maleficarum

Malleus Maleficarum adalah bahasa latin dari The Hammer of Witches. Sebuah buku yang ditulis oleh dua orang pendeta Jerman Sprenger dan Kramer di tahun 1487. Buku ini berisi 3 bagian tentang kenyataan witchcraft (ilmu sihir oleh wanita). Buku ini juga dianggap sebagai buku pegangan untuk pemburu para tukang sihir atau witches di jaman inkuisisi Katolik roma abad 15 – 17. Puluhan ribu korban, kebanyakan wanita – wanita miskin yang dituduh witches dibantainya.

Coming of Age in Samoa

Buku ini mengejutkan banyak orang Barat ketika pertama kali terbit tahun 1928. Banyak pembaca Amerika terkejut oleh pengamatannya bahwa kaum perempuan muda Samoa menunda pernikahan selama bertahun-tahun sementara pada saat yang sama menikmati hubungan intim, namun akhirnya menikah, menetap dan berhasil mengasuh anak-anaknya sendiri.

The Prince

Il Principe (Sang Penguasa) adalah sebuah risalat politik oleh seorang pegawai negeri dan teoretikus politik Firenze Niccolò Machiavelli. Aslinya berjudul De Principatibus (Tentang Kekuasaan) ditulis pada tahun 1513 dan diterbitkan pada 1532, lima tahun setelah kematian Machiavelli. Buku ini adalah sebuah studi klasik tentang kekuasaan dan bagaimana memperolehnya, memperluas, dan menggunakannya dengan hasil yang maksimal.

Mein Kampf

Mein Kampf (Perjuanganku) adalah buku karya Adolf Hitler. Buku ini ditulis Hitler saat berada dalam penjara (setelah putsch yang gagal, 1923). Dalam buku ini, ia menggambarkan (berbicara) tentang pandangannya atas Jerman masa depan. Ia juga menggambarkan rencana masa depannya untuk bangsa Yahudi. Saat ia naik ke puncak kekuasaan, 1933, ia mewujudkan beberapa isi buku itu dan berakibat dalam Holocaust. Buku ini tersedia bebas di kantor-kantor sipil selama masa pemerintahan Nazi di Jerman. Setelah PD II, buku ini dianggap ilegal untuk dijual di Jerman dan Austria.

The Pivot of Civilization

Margaret Sanger adalah ibu kontrasepsi modern dan pendiri Planned Parenthood. Pada tahun 1922 bukunya The Pivot of Civilization, memuat teori eugenika (kontrol dari ras manusia dengan pembiakan selektif) dan kemurnian ras (3 tahun sebelum Hitler melakukan hal yang sama dalam Mein Kampf). Dasar dukungannya terhadap kontrasepsi sama sekali karena keyakinannya bahwa manusia inferior harus dibunuh untuk mengaktifkan ras unggul untuk muncul di waktu yang baru.

Baby and Childcare

Buku ini menyebabkan kematian bayi dikarenakan nasehat yang salah dari penulis.  Perkiraan jumlah kematian yang disebabkan oleh saran buruk dalam buku ini sebanyak 50.000.

The Protocols of the Elders of Zion

Buku propaganda yang dirancang untuk menghasut kebencian rasial. The Protocols of the Elders of Zion adalah sebuah buklet yang dimaksudkan untuk menjelaskan plot oleh dunia Yahudi dan Masonry untuk mengambil alih dunia.

Terlepas dari kenyataan bahwa buku kecil ini adalah tipuan, itu tersebar luas dan jauh serta diyakini oleh sebagian besar orang Eropa untuk menjadi kenyataan. Banyak orang saat itu menganggap hal itu akan terjadi.

Ini sangat penting untuk upaya Hitler anti Yahudi di Jerman dan digunakan setelah Revolusi Rusia untuk memperbuat kebencian dan kekerasan terhadap Yahudi. Buku kecil ini terus dipublikasikan dan disebarluaskan di banyak negara Timur Tengah yang merupakan musuh politik Israel.

The Manifesto of the Communist Party

Buku ini mungkin memenangkan penghargaan untuk buku yang paling berbahaya yang pernah ditulis di dunia. Buku ini telah menginspirasi beberapa rezim paling brutal dalam sejarah manusia. Terlepas dari apakah ada suatu negara Marxis sejati, buku ini telah memberikan inspirasi begitu banyak tindakan kejahatan yang tidak bisa ditinggalkan dari daftar sifat ini.

Beberapa prinsip yang ditemukan dalam manifesto adalah penghapusan kepemilikan pribadi atas tanah, penyitaan milik emigran, pajak yang berat, dan penghapusan warisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 1 Juli 2022, Andin Sedih karena Merasa Reyna Menjahuinya hingga Jatuh Pingsan

AYOJAKARTA.COM – Sinetron Ikatan cinta masih menjadi tontonan favorit bagi pemirsa di…