INDONESIAONLINE – Islam telah memerintahkan umatnya untuk menghindari perkara yang sia-sia, termasuk bergadang. 

Ketika bergadang, tentunya tak lepas dari menimbang baik dan buruknya. Apalagi banyak orang yang bergadang, seperti halnya ketika menonton bola pada tengah malam. 

Namun tahukah bahwa bergadang sejatinya dibenci oleh Nabi Muhammad SAW. Diolah dari IslamPos, hal ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis dari Abu Barzah radhiallahu ‘anhu. 

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam membenci tidur sebelum Isya dan beliau tidak menyukai obrolan setelah Isya,” (HR Ahmad nomer 19781 dan Ibn Khuzaimah nomor 1339).

Kemudian Ibnu Khuzaimah meletakkan bab larangan bergadang setelah salat Isya. (Shahih Ibnu Khuzaimah, 2:290).

Baca Juga  Beginilah Hukum Mengucapkan Selamat Natal Menurut Ulama Besar Yaman

Dalam alasan keduanya, bergadang juga menyebabkan seseorang kelelahan hingga sampai bisa menelantarkan tugasnya di dunia maupun kewajibannya dalam beribadah.

Tak dipungkiri, selama ini banyak orang bergadang. Hal itu juga banyak menyebabkan orang-orang tersebut mengalami keteledoran dalam menjalankan ibadah Subuh, termasuk juga pekerjaannya.

Selanjutnya, Rasulullah menasihati agar seorang muslim berusaha bersungguh-sungguh dalam hidupnya, melakukan yang terbaik, dan tidak menyia-nyiakan waktunya. Sebab, waktu yang Allah berikan akan ditanyakan menit demi menit, bahkan detik demi detik, pada hari kiamat. 

Hadis yang dijelaskan Muadz: “Kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya empat hal: (salah satunya) tentang umurnya, untuk apa dia habiskan” (HR Ad-Darimi, no 556). 

Baca Juga  Sejarah Munculnya Air Zamzam, Air Suci yang Sumbernya Tak Pernah Kering 

Selanjutnya, dia pun ditanyai apakah seseorang yang bisa menjaga kewajiban salat Subuh, apakah dia berdosa? Ia kemudian menjawab dengan tegas: “Jika kemungkinan besar hal ini bisa menyebabkan dia meninggalkan tanggung jawabnya, maka dia berdosa.”