INDONESIAONLINE – Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Samarinda menggelar program Abdidaya Desa Loa Kumbar sebagai bentuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun fondasi pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan dan potensi desa.
Kabid Pemberdayaan Umat HMI Cabang Samarinda Noviar Haikal Prasetya mengatakan Abdidaya Desa Loa Kumbar tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial seremonial, tetapi menjadi langkah awal untuk memetakan persoalan dan kebutuhan masyarakat.
“Abdidaya Desa Loa Kumbar merupakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Samarinda sebagai bentuk implementasi nyata peran organisasi mahasiswa dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat,” ujar Haikal, Jumat (07/08/2026).
Menurut dia, pemilihan Loa Kumbar dilakukan berdasarkan survei lapangan yang menemukan sejumlah persoalan, terutama terkait akses pendidikan dan kesehatan. Akses menuju wilayah tersebut masih menghadapi kondisi jalan bebatuan dan tanah. Sebagian anak juga harus menyeberangi Sungai Mahakam menggunakan perahu untuk melanjutkan pendidikan.
Selain itu, SD Filial 005 sebagai satu-satunya sekolah dasar di desa masih menghadapi keterbatasan sarana pembelajaran, termasuk kebutuhan buku dan fasilitas pendukung. Masyarakat juga menghadapi keterbatasan akses pelayanan kesehatan akibat kondisi geografis.
Dalam pelaksanaannya, Abdidaya Desa Loa Kumbar mencakup empat agenda utama, yakni profiling desa, HMI Mengajar dan distribusi 1.000 buku, bakti sosial, serta pelayanan cek kesehatan gratis.
Haikal menjelaskan, profiling desa dilakukan untuk memetakan kondisi sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta potensi lokal sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan berikutnya.
“Pada akhirnya, Abdidaya bukan sekadar program pengabdian selama tiga hari. Kami ingin menjadikan Loa Kumbar sebagai contoh bahwa mahasiswa dapat hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya untuk mendorong Loa Kumbar menjadi desa yang lebih mandiri dan berdaya. (ra/hel)
