Viral, Komplotan Jambret di Malang Gasak Perhiasan Milik Nenek Lansia Warga Pakis

INDONESIAONLINE – Pelaku jambret semakin nekat saat melancarkan aksinya. Seperti kejadian yang terjadi di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Empat orang pelaku jambret mencuri perhiasan milik seorang nenek saat berada di depan rumahnya.

Hingga kini belum diketahui secara pasti kapan aksi penjambretan tersebut terjadi. Namun yang jelas, sejak Selasa (10/1/2023), kejadian penjambretan tersebut viral di media sosial (medsos) setelah beberapa akun Instagram memposting rekaman video yang menunjukkan empat pelaku sedang melancarkan aksinya.

“4 pelaku mengambil perhiasan kalung seorang nenek yang sedang berdiam di depan rumahnya,” tulis beberapa akun Instagram dalam caption video rekaman CCTV yang diunggah ke medsos yang dirangkum Jatim Times, Rabu (11/1/2023).

Berbagai sumber menyebut, aksi jambret tersebut terjadi di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

“WASPADA DULUR !. Aksi Jambret di Cakalan, tirtomoyo pakis malang,” tulis berbagai sumber.

Meski belum bisa dipastikan kapan aksi jambret tersebut terjadi, namun komplotan jambret itu terlihat melancarkan aksi pencurian perhiasan kalung pada pagi hari.

“Waspada dulur, jambret2 dan maling Podo nekat, bukan cuma beraksi malam hari, tapi pagi2 juga berani,” tulis keterangan di akhir caption dalam berbagai postingan di medsos tersebut.

Dalam rekaman CCTV yang berasal dari kiriman warga tersebut, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor matic. Sepintas terlihat seperti Honda Beat.

Ketika beraksi, ke empat pelaku juga menutup bagian kepala mereka dengan helm dan masker. Dari pengamatan Jatim Times, komplotan ini beraksi dengan sangat sistematis.

Semula empat orang pelaku terlihat mengendarai dua sepeda motor matic. Masing-masing dari mereka berboncengan dua.

Setelah masuk ke akses jalan menuju rumah korban, para pelaku sempat melihat keadaan sekitar. Di rasa aman, satu dari empat pelaku turun dari sepeda motor dan menghampiri nenek tersebut.

Tanpa menunggu lama, satu orang pelaku yang sempat berpura-pura bertanya alamat tersebut langsung merampas perhiasan kalung yang dikenakan korban. Pada saat bersamaan, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor memutarbalik kendaraannya.

Sedangkan satu pelaku lain yang dibonceng sempat menghampiri rekannya yang bertugas sebagai eksekutor. Hal itu diduga dilakukan guna mengantisipasi jika ada perlawanan dari korban.

Setelah berhasil menggasak perhiasan korban, sang eksekutor langsung naik ke atas sepeda motor. Tidak lama kemudian, para pelaku bergegas menggeber kendaraannya untuk melarikan diri. Praktis waktu yang dibutuhkan pelaku untuk melancarkan aksinya hanya sekitar 10 detik.

Di sisi lain, korban yang perhiasannya dirampas berteriak minta tolong. Anggota keluarga korban yang mendengar teriakan itu kemudian keluar rumah. Mereka sempat berteriak maling sambil berlari mengejar pelaku. Namun tidak tertangkap.

Berawal dari kejadian yang viral di medsos tersebut, Jatim Times mengkonfirmasi beberapa sumber kepolisian. Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik menyebut, hingga berita ini disusun belum ada laporan yang dia terima. 

Namun demikian, pihaknya bakal berkoordinasi dengan jajaran kepolisian Polsek Pakis guna menindaklanjuti kejadian penjambretan yang viral tersebut.

“Sementara ini saya belum menerima laporan, kabar selanjutnya menyusul. Akan kami tindaklanjuti,” tukasnya.

You May Also Like

Konsekuensi Pilkada Serentak 2024: Kekosongan Jabatan dan Pemotongan Masa Jabatan Kepala Daerah

INDONESIAONLINE – 2024 akan menjadi tahun politik di Indonesia. Pada tahun tersebut,…