MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyebut momen Tahun Baru Imlek 2022 atau 2573 kongzili sebagai penyemangat untuk kembali bangkit di tengah kondisi pandemi. Ini diungkapkan wali kota perempuan pertama Kota Mojokerto itu kala menghadiri peringatan Tahun Baru Imlek di Klenteng Hok Sian Kiong Jl. PB Soedirman No. 1 Kota Mojokerto, Selasa (1/2/2022).

“Hari ini kita maknai sebagai penyemangat kita bersama bahwa kesederhanaan pembatasan sesuai dengan protokol kesehatan ini jangan menyurutkan semangat kita bahwa kita akan tetap mampu bangkit kembali setelah adanya pandemi,” jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini juga mengatakan, momen tahun macan air menjadi momen langka yang ada di penanggalan kalender Tionghoa. Dimana tahun macan air ini diperingati setiap 60 tahun sekali. 

Baca Juga  Perhatikan! 13 Titik Jalan di Kota Malang ini Ditutup saat Malam Hari

Tahun macan air kata Ning Ita, menyimbolkan keberanian. Dengan berani melangkah dan terus berbenah tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Mojokerto kedepan.

Apalagi Kota Mojokerto saat ini terus berupaya mempercantik Kota Mojokerto menjadi Kota Pariwisata berbasis sejarah dan budaya.

“Macan ini berarti adalah keberanian maka Diharapkan dengan adanya macan air keberanian dan juga kesejahteraan akan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia untuk kembali pulih dari kondisi pandemi covid 19,” kata Ning Ita.

Ning Ita juga mengatakan di momen imlek ini, kehidupan umat beragama di Kota Mojokerto sangat harmonis. Seluruh pemeluk Agama dan kepercayaan dapat hidup berdampingan dengan damai di sini. Buktinya adalah dengan pernah diraihnya penghargaan Harmony Award dari Kementrian Agama RI pada 2019 atas harmonisnya kehidupan beragama dan berbudaya di Kota Mojokerto.

Baca Juga  Saat Ustaz Adi Hidayat Diminta Perempuan Usia 18 Tahun Jadi Imamnya

Klenteng Hok Sian Kiong yang berdiri sejak tahun 1800an juga menjadi salah satu monumen bersejarah dimana umat beragama yang ada di Kota Mojokerto dapat hidup berdampingan dengan agama dan kepercayaan yang lain.

“Keberagaman yang ada di Kota Mojokerto ini bukan menjadi pemecah tapi justru menjadi pemersatu dan kekuatan Kota Mojokerto untuk menjadi sebuah kota yang bangkit yang masyarakatnya makmur serta sejahtera,” pungkas Ning Ita.

Untuk diketahui, perayaan imlek di Klenteng Hok Sian Kiong kali ini dihadiri oleh jajaran OPD yang ada di Pemkot Mojokerto. Selain itu dalam perayaan imlek sederhana kali ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Kota Mojokerto.



Abdullah M