Beranda

Iran Buka Tutup Selat Hormuz, Bahlil Sebut Ada Angin Segar buat Indonesia

Iran Buka Tutup Selat Hormuz, Bahlil Sebut Ada Angin Segar buat Indonesia
Selat Hormuz dalam peta kawasan Timur Tengah. (ist)

INDONESIAONLINE – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan tanggapan terkait situasi di Selat Hormuz yang sempat ditutup oleh Iran sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat dan Israel.

Di tengah konflik yang belum mereda di kawasan Timur Tengah, Bahlil menyebut adanya perkembangan positif terkait jalur vital perdagangan minyak tersebut. Ia mengungkapkan bahwa saat ini Selat Hormuz mulai menerapkan kebijakan buka-tutup.

“Meski situasi geopolitik masih memanas dan belum ada tanda konflik berakhir, kita mendapat sedikit angin segar karena Selat Hormuz sudah mulai ada kebijakan buka-tutup,” kata dia.

Bahlil juga menjelaskan bahwa Iran mulai membuka ruang komunikasi dengan sejumlah negara, khususnya yang kapal tankernya masih tertahan. Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi Amerika Serikat dan Israel.

Ia menilai langkah tersebut sebagai sinyal positif bagi kelancaran distribusi energi global. “Untuk kapal-kapal dari negara selain Israel dan Amerika, komunikasi sudah bisa dilakukan. Ini tentu perkembangan yang cukup baik,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia masih terus mengupayakan pembebasan dua kapal tanker milik Pertamina yang tertahan di Teluk Arab akibat penutupan Selat Hormuz. Kedua kapal tersebut adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Menurut Bahlil, proses negosiasi dengan pihak Iran masih berlangsung hingga saat ini.
“Masih dalam tahap negosiasi. Ini antreannya panjang. Jadi, mohon waktu. Prosesnya masih terus berjalan,” pungkasnya. (rds/hel)

Exit mobile version