INDONESIAONLINE– Perancangan indikator kinerja utama tahun 2022 dan penetapan arah kebijakan universitas tahun 2023, terus dipersiapkan pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki Malang).  Hal ini termasuk juga strategi pengembangan kampus hingga penambahan tenaga dosen khususnya di Fakultas Kedokteran.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Hj Umi Sumbulah, MAg meminta para pimpinan di masing-masing satker membuat instrumen dan targetnya dari masing-masing satkernya. Dengan begitu, target yang dalam empat tahun kedepan bisa tercapai proses penganggaran yang tepat dan baik.

“Semua program kerja juga harus mengarah pada program prioritas kampus,” paparnya.

Selain itu, UIN Maliki Malang juga fokus dalam mendorong penambahan guru besar. Menurutnya, setiap tahun setidaknya atau minimal terdapat penambahan 6 guru besar.

Baca Juga  20 Mahasiswa UIN Malang Lolos Student Exchange 2023, Ini Harapan Rektor

“Hal ini tentunya untuk meningkatkan jumlah pengakuan akademisi tingkat dunia,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berkomitmen, segala program kerja yang mendukung terhadap peningkatan reputasi kampus menjadi unggul bereputasi internasional harus di dukung penuh dan mendapatkan support.

Keterlibatan semua pihak, termasuk dari para mahasiswa dalam kontribusi pengembangan lembaga kampus juga dibutuhkan. Para mahasiswa berprestasi baik pada skala nasional dan internasional termasuk juga para dosen yang aktif melakukan penelitian hingga melakukan konferensi di skala internasional guna memberikan kontribusi di skala internasional hari didukung.

Penetapan arah kebijakan ini menjadi penting menentukan arah UIN Malang kedepannya. Dijadwalkan, rapat pimpinan akan digelar pada tanggal 20-21 Januari 2022.

Baca Juga  Dilema Rencana Merger Sekolah di Kabupaten Malang yang Minim Siswa

“Semoga dari rapat pimpinan yang diagendakan ini bisa menghasilkan program unggulan yang bisa membawa kampus ini lebih unggul dan bereputasi internasional,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rapim 2022 Dr H Barnoto, M PdI, menyampaikan agar seluruh tim panitia menyiapkan Rapim dengan baik dan penuh tanggung jawab. “Tim panitia harus bekerja cepat, tepat dan profesional. Seperti apapun tugas yang diemban harus diniatkan ibadah dan untuk mencari ridho Allah SWT,” tuturnya.