INDONESIAONLINE – Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga telah tenggelam setelah sebelumnya sempat bertahan di lokasi kejadian selama dua hari pascakebakaran. Dugaan tersebut disampaikan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Posko Terpadu Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (4/8).
Syafii menjelaskan, pada hari pertama dan kedua setelah kebakaran, kapal masih terlihat mengapung meski dalam kondisi miring. Menurut dia, kemiringan kapal bahkan menyebabkan sebagian penumpang terjatuh saat proses evakuasi berlangsung.
Kontak terakhir dengan KMP Mutiara Sentosa II dilakukan oleh KN SAR 249 Permadi ketika kapal tersebut memindahkan korban dari kapal-kapal komersial yang ikut membantu penyelamatan. Setelah mengantar korban ke Bangkalan, KN SAR Permadi kembali ke lokasi kejadian. “Saat tiba di titik yang telah ditentukan, bangkai kapal sudah tidak lagi terlihat di permukaan laut,” ungkap Syafii.
Untuk memastikan keberadaan kapal, Basarnas mengerahkan pencarian melalui udara. Pesawat Casa C-212 milik TNI AL melakukan pencarian selama sekitar 2,5 jam menggunakan pola pencarian persegi di area yang telah ditentukan, tetapi tidak menemukan jejak kapal.
Penyisiran udara juga dilakukan oleh Polri menggunakan helikopter AW169 selama dua hari berturut-turut. Hasilnya sama, tidak ditemukan lagi keberadaan KMP Mutiara Sentosa II di permukaan laut.
Meski operasi pencarian bangkai kapal belum dilanjutkan, Syafii menyatakan langkah tersebut masih dimungkinkan apabila diperlukan dalam proses investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) atau untuk mencari korban yang hingga kini belum ditemukan. “Prioritas utama operasi SAR adalah penyelamatan jiwa manusia,” ujarnya.
Menurut Syafii, apabila KNKT membutuhkan keberadaan bangkai kapal untuk kepentingan penyelidikan, Basarnas siap memberikan dukungan. Begitu pula jika masih terdapat korban hilang, operasi pencarian akan kembali dilaksanakan sesuai kebutuhan.
KMP Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar hebat di perairan utara Sumenep pada Minggu (2/8). Berdasarkan data terbaru Basarnas per Selasa (4/8), sebanyak 238 orang berhasil dievakuasi, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Seiring berakhirnya proses evakuasi, Basarnas resmi menghentikan operasi SAR khusus penanganan insiden KMP Mutiara Sentosa II. Penanganan selanjutnya dialihkan menjadi operasi rutin kesiapsiagaan yang berada di bawah kendali Kantor SAR Surabaya. (rds/hel)
