Agama  

Kisah Iblis Naktullah dan Nabi Musa

INDONESIAONLINE – Ada kisah yang dituliskan dalam kitab Tanbihul Ghafilin karangan Imam Abu Laits As-Samarqandi terkait iblis naktullah yang ingin bertaubat. Kisah ini dilansir oleh akun Tiktok @Ferry Rinaldi.

Dikisahkan suatu ketika iblis menemui Nabi Musa AS. Iblis menyampaikan niatnya untuk bertaubat.

“Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah, dan Allah pernah berbicara langsung kepadamu” ucap Iblis.

Nabi Musa yang pada saat itu tidak mengetahui berhadapan dengan siapa lantas bingung.

“Memang benar apa yang engkau katakan. Kau ini siapa dan apa yang engkau inginkan dariku?” tanya Nabi Musa.

Iblis kemudian memperkenalkan sosoknya. Ia berkata bahwa dirinya adalah Iblis. Ia kemudian meminta tolong kepada Nabi Musa untuk menyampaikan kepada Allah mengenai niatnya untuk bertaubat.

“Wahai Musa, aku adalah Iblis. Aku ingin engkau bersedia menolongku. Tolong sampaikan kepada Allah bahwa aku ingin bertaubat kepadanya” kata Iblis

Mendengar hal itu, Nabi Musa pun kemudian berdoa kepada Allah SWT dan menyampaikan permohonan Iblis.

Kemudian Allah menurunkan wahyu yang artinya “Aku telah menerima permintaanmu Musa, maka suruhlah ia (iblis) sujud ke kuburan Adam AS maka aku akan menerima taubatnya”.

Setelah Nabi Musa menerima wahyu dari Allah, beliau langsung menyampaikannya kepada Iblis. Akan tetapi, begitu mendengar syarat yang diperintahkan oleh Allah, dengan sombong dan congkak Iblis malah enggan untuk menurutinya.

“Wahai Musa, ketika Adam hidup di surga saja aku tidak mau bersujud kepadanya. Bagaimana mungkin aku akan bersujud kepadanya setelah ia mati” ucap Iblis.

Akhirnya hingga kini, Iblis tidak pernah sungguh-sungguh dalam taubatnya. Sebab sifat sombong yang melekat pada dirinya selalu menghalanginya untuk bertaubat (ina/dnv).