INDONESIAONLINE – Batalnya kebijakan penerapan PPKM Level 3 di seluruh daerah berdampak di Kota Blitar. Pemerintah Kota Blitar tak menutup wisata Makam Bung Karno dan Istana Gebang selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). 

Kebijakan tetap dibukanya tempat wisata ini disambut gembira  pedagang di kawasan Makam Bung Karno Kota Blitar. Para pedagang berharap tetap ada kunjungan wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru di kawasan Makam Bung Karno Kota Blitar.

Salah satu pedagang di Makam Bung Karno, Mursito mengatakan,  seluruh pedagang merasa bersyukur dengan kebijakan ini.  Dia dan seluruh pedagang di kawasan wisata Makam Bung Karno berharap kunjungan wisatawan di Makam Bung Karno bisa ramai saat libur Natal dan Tahun Baru.

“Alhamdulilah PPKM Level 3 dibatalkan dan wisata Makam Bung Karno tetap dibuka. Semoga kunjunganya nanti ramai dan kami mendapatkan penghasilan lebih,” kata Mursito, Senin  (20/12/2021).

Mursito menambahkan, dengan kebijakan ini seluruh pedagang di kawasan Makam Bung Karno siap menjalankan protokol kesehatan di kawasan Makam Bung Karno. Ya, meskipun ada kelonggaran Pemkot Blitar meminta agar protokol kesehatan diterapkan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Kembang Joyo, Wisata Edukasi Lebah dan Panen Madu Terbaik di Malang Raya

“Anjuran dari pemerintah selalu kita ikuti sejak adanya pandemi Covid-19. Prokes selalu kami jalankan di kawasan Makam Bung Karno,” tukasnya.

Dikatakannya, meskipun belum normal namun pendapatan para pedagang di kawasan Makam Bung Karno mulai naik setelah Makam Bung Karno dibuka kembali sejak pertengahan September 2021. Oleh sebab itu pedagang berharap kedepan wisata akan terus dibuka dengan penerapan protokol kesehatan. ” Kami berharap tempat wisata bisa buka terus meski dengan prokes,” tutupnya.

Sementara itu Wali Kota Blitar, Santoso menegaskan meski tidak ditutup namun jumlah pengunjung di Makam Bung Karno dibatasi. Kebijakan ini diambil  sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan Covid-19. “Sesuai ketentuan untuk lokasi wisata termasuk Makam Bung Karno bukan ditutup tapi dikurangi atau dibatasi jumlah pengunjungnya,” pungkas Santoso.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Meningkat, Disparbud Minta Pengelola Wisata Waspada

Terpisah Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, pihaknya telah siap melaksanakan pengamanan libur Nataru. Simulasi pengamanan juga telah dilakukan, dan pelaksanaannya tinggal menyesuaikan dengan instruksi dari pemerintah pusat.

“Prinsipnya kita sudah siap pengamanan.  Tinggal menyesuaikan dengan pusat jika sudah ada petunjuk. Dan  kita tidak ada pembatasan atau penyekatan,” tegas Yudhi.

Dia menjelaskan, PPKM menyesuaikan dengan level di daerah masing-masing. Dengan demikian tidak ada pembatasan karena Kota Blitar masuk PPKM level 1. Namun dengan tidak adanya pembatasan selama libur Nataru  maka  PPKM mikro akan kembali dijalankan. Sehingga jika ada pendatang yang masuk harus melaporkan ke Satgas dan dilakukan pemantauan.

“Kita tidak ada pembatasan namun  kita akan tingkatkan PPKM Mikro. Jadi kalau ada pendatang tentunya akan kita awasi dan kita pantau,” tegasnya.



Aunur Rofiq