INDONESIAONLINE – Pemerintah kembali membuka kesempatan magang kerja bagi para lulusan perguruan tinggi. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program MagangHub Kemnaker 2026 sebagai wadah pemagangan bagi fresh graduate agar dapat memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kemampuan sebelum terjun ke dunia profesional.
Melalui unggahan akun Instagram resmi @kemnaker, program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2026 ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja muda di Indonesia.
Melalui program tersebut, lulusan baru akan mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung di lingkungan kerja bersama perusahaan maupun instansi mitra. Pemerintah menargetkan sebanyak 150.000 peserta dapat mengikuti program ini sepanjang 2026.
Jumlah tersebut akan dibagi menjadi tiga tahap atau batch pendaftaran. Setiap batch nantinya menyediakan kuota sekitar 50.000 peserta. Untuk mendukung pelaksanaan program ini, pemerintah telah menyiapkan anggaran hingga Rp 4,2 triliun.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta yang lolos juga akan mendapatkan bantuan uang saku selama menjalani masa pemagangan.
Jadwal Pendaftaran MagangHub Kemnaker 2026
Berdasarkan jadwal yang dirilis Kemnaker, pelaksanaan MagangHub Kemnaker 2026 memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui peserta maupun perusahaan penyelenggara.
Berikut jadwal lengkap tahap pertama:
• Pendaftaran perusahaan dan kementerian/lembaga: 29 Juni-15 Juli 2026
• Pendaftaran peserta magang: 15-28 Juli 2026
• Proses seleksi peserta oleh mitra penyelenggara: 29 Juli-5 Agustus 2026
• Pengumuman peserta yang lolos: 7 Agustus 2026
• Hari pertama pelaksanaan magang: 10 Agustus 2026
Dengan periode pendaftaran peserta yang berlangsung selama 14 hari, calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen sejak awal agar tidak mengalami kendala saat proses registrasi.
Besaran Uang Saku MagangHub Kemnaker 2026
Salah satu hal yang menjadi perhatian calon peserta adalah besaran uang saku yang akan diterima selama mengikuti program magang.
Mengacu pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2026 tentang Besaran Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2026, peserta akan menerima bantuan uang saku setiap bulan selama maksimal enam bulan.
Besaran bantuan tersebut mengikuti ketentuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau Upah Minimum Provinsi (UMP) di wilayah perusahaan tempat peserta ditempatkan.
Nominal uang saku dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Berikut beberapa contoh perkiraan besaran berdasarkan UMP 2026:
• Sumatera Utara: Rp 3.228.949
• Sumatera Barat: Rp 3.182.955
• Riau: Rp 3.780.495
• Sumatera Selatan: Rp 3.942.963
• Kepulauan Bangka Belitung: Rp 4.035.000
• DKI Jakarta: Rp 5.729.876
• Jawa Barat: Rp 2.317.601
• Jawa Tengah: Rp 2.327.386
• Jawa Timur: Rp 2.446.880
• Sulawesi Utara: Rp 4.002.630
• Papua: Rp 4.436.283
• Papua Pegunungan: Rp 4.508.714
Sementara itu, peserta yang ditempatkan di wilayah dengan UMK tinggi bisa memperoleh uang saku lebih besar. Beberapa daerah dengan nominal tinggi antara lain Kota Bekasi sebesar Rp 5.999.443, Kabupaten Bekasi Rp 5.938.885, Kabupaten Karawang Rp 5.886.853, Kota Depok Rp 5.522.662, Kota Cilegon Rp 5.469.922, hingga Kota Surabaya Rp 5.288.796.
Rincian lengkap mengenai besaran bantuan uang saku dapat dilihat melalui dokumen Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 65 Tahun 2026 pada laman resmi JDIH Kemnaker.
Syarat Mengikuti MagangHub Kemnaker 2026
Bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin mendaftar, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
Peserta wajib merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid. Selain itu, peserta harus merupakan lulusan Diploma III (D3) atau Sarjana (S1) dari perguruan tinggi yang terdaftar.
Adapun ketentuan lainnya yaitu:
• Usia maksimal 27 tahun saat melakukan pendaftaran.
• Lulusan maksimal satu tahun sejak tanggal kelulusan pada ijazah.
• Belum pernah mengikuti Program Pemagangan Nasional sebelumnya.
• Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, yaitu:
• Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
• Ijazah asli perguruan tinggi.
• Transkrip nilai akademik.
• Pas foto terbaru.
• Curriculum Vitae (CV).
• Sertifikat kompetensi atau dokumen pengalaman kerja jika tersedia.
Perlu diketahui, Kemnaker tidak menetapkan syarat minimal nilai IPK dalam program ini. Namun, perusahaan mitra tetap memiliki kewenangan untuk memberikan kriteria tambahan sesuai kebutuhan proses seleksi.
Cara Daftar MagangHub Kemnaker 2026
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform resmi MagangHub Kemnaker dan tidak dikenakan biaya.
Berikut tahapan pendaftarannya:
• Mengakses portal resmi MagangHub Kemnaker. Klik link https://maganghub.kemnaker.go.id/.
• Membuat akun SIAPkerja bagi peserta yang belum memiliki akun.
• Melakukan login menggunakan akun SIAPkerja yang telah diverifikasi.
• Melengkapi data pribadi, riwayat pendidikan, dan informasi pendukung lainnya.
• Mengunggah dokumen persyaratan.
• Memilih lowongan magang yang sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikan.
• Mengikuti proses seleksi dari perusahaan atau mitra penyelenggara.
(mt/hel)
