Beranda

Ponpes Tambakberas Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

PBNU tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang jadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU (jtn/io)

PBNU tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang jadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU. YPPBU siapkan GSG, madrasah, & bazar UMKM.

INDONESIAONLINE – Kota Santri Jombang kembali berdetak mempersiapkan hajatan akbar organisasi kemasyarakatan terbesar di Tanah Air. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi memilih Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Penunjukan ini sekaligus mengembalikan napas historis Jombang sebagai episentrum pergerakan NU, mengingat wilayah ini pernah sukses menggelar Muktamar ke-33 pada 2015 silam.

Persiapan menyambut Muktamar NU dilakukan Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) dengan membentuk pantia kecil. Panitia dari keluarga Ponpes Tambakberas ini nantinya akan mempersiapkan titik lokasi digelarnya Mukhtamar NU dan sarana penunjangnya.

“Alhamdulillah kami sudah membentuk tim kecil untuk menindaklanjuti keputusan PBNU terkait Ponpes Tambakberas yanh ditunjuk sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU,” kata Ketua Umum YPPBU KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), Rabu (8/7/2026).

Gus Rozaq mengatakan, Muktamar NU akan dipusatkan di Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said. Ia juga menyiapkan gedung-gedung madrasah di Ponpes Tambakberas untuk tempat istirahat para Muktamirin yang diperkirakan sebanyak 6.000 orang.

Keputusan PBNU yang menunjuk pesantren bersejarah ini sangat strategis. Berdiri sejak 1883 oleh KH Hasbullah Said—yang namanya diabadikan pada gedung utama Muktamar nanti—Bahrul Ulum memiliki infrastruktur kampus pesantren yang luas. Menurut data internal NU, organisasi yang berdiri pada 1926 ini memiliki jamaah mencapai 90 juta orang di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, agenda lima tahunan ini selalu membutuhkan manajemen logistik setara konferensi internasional.

Logistik dan Fasilitas untuk 6.000 Muktamirin

Tidak hanya itu, lahan parkir sekitar 2 hektare juga telah disiapkan untuk kendaran para peserta dan tamu undangan. Untuk memeriahkan Muktamar NU tersebut, pihak pesantren juga membuat bazar UMKM yang diletakan di Lapangan Tambakberas di Jalan KH Wahab Hasbulloh.

Langkah memasukkan bazar UMKM dalam rangkaian Muktamar merupakan terobosan ekonomi krusial. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, geliat ekonomi kerakyatan dalam event skala nasional berpotensi mendongkrak omzet pelaku usaha lokal. Pada Muktamar ke-34 di Lampung (2021), tercatat ribuan UMKM lokal turut serta dalam ekosistem perhelatan. Kini, lapangan utama di Jombang diproyeksikan menjadi etalase ekonomi umat yang menghubungkan tradisi keagamaan dengan kemandirian ekonomi warga.

“Untuk kendala saya kira tidak, sudah siap semuanya. Kemarin tim dari PBNU pun sudah survei dan menyatakan layak digunakan Muktamar ke-35 NU,” ujarnya.

PBNU memutuskan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU pada rapat gabungan Syuriah dan Tanfidziah pada Selasa (7/7/2026). Rapat tersebut juga memutuskan Muktamar NU digelar selama 5 hari sejak 27-31 Agustus 2026.

Penunjukan Jombang sebagai tuan rumah membawa angin segar bagi pemulihan ekonomi daerah. Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindag) Kabupaten Jombang memperkirakan tingkat hunian hotel dan penginapan di sekitar Jombang, Mojokerto, hingga Nganjuk akan terisi penuh menjelang akhir Agustus 2026.

Mengacu pada data BPS Jombang, sektor akomodasi dan makan-minum selalu mengalami lonjakan pertumbuhan di atas 15 persen setiap kali ada event nasional di kota santri ini.

Kesiapan pesantren yang didukung oleh arsitektur tradisional berbasis kampus tentu menjadi nilai plus. Berbeda dengan hotel konvensional, sistem asrama di gedung-gedung madrasah Bahrul Ulum menawarkan solusi akomodasi massal yang efisien dan sarat nuansa kepesantrenan. Hal ini meminimalisir biaya operasional panitia sekaligus menjaga khidmatnya suasana muktamar.

Dengan sisa waktu kurang lebih satu setengah bulan, YPPBU bersama seluruh elemen warga Tambakberas terus menggencarkan persiapan. Keberhasilan Jombang menghelat Muktamar ke-35 NU kelak tidak hanya menjadi prestise keagamaan, tetapi juga bukti nyata sinergi antara lembaga pesantren dan organisasi massa dalam membangun peradaban bangsa yang berdaya saing (ar/dnv).

Exit mobile version