Politik

Maju Jadi Cabup, Tjutjuk Sunario Siap Lepaskan Jabatannya Sebagai Wawali Kota Blitar

22
×

Maju Jadi Cabup, Tjutjuk Sunario Siap Lepaskan Jabatannya Sebagai Wawali Kota Blitar

Sebarkan artikel ini

INDONESIAONLINE – Tjutjuk Sunario, Wakil Wali Kota Blitar secara resmi mengumumkan keinginannya untuk mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Blitar dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Mendapat rekomendasi dari partainya, Gerindra, ia merasa bertanggung jawab untuk melaksanakan amanah tersebut.

“Tugas AG 1 untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Blitar telah diberikan kepada kami oleh partai,” kata Tjutjuk Sunario.

Dia juga menyatakan kesiapannya untuk meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Blitar demi menjalankan tanggung jawab baru ini.

Dengan pengalamannya sebagai mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Tjutjuk memandang keputusan partai sebagai sesuatu yang umum dalam politik. “Setiap kader diharapkan untuk mematuhi instruksi yang diberikan,” ungkapnya.

Meskipun telah ditunjuk sebagai calon, Tjutjuk belum mengetahui siapa calon pasangannya. Dengan hanya memiliki tujuh kursi di DPRD Kabupaten Blitar, Gerindra harus berkoalisi dengan partai lain untuk mencalonkan pasangan calon.

“Partai akan menentukan mitra kami. Gerindra telah menetapkan saya sebagai calon AG 1,” tambahnya.

Saat ini, Gerindra Kabupaten Blitar terus berkomunikasi dengan partai lain. Ini tidak hanya untuk mencari mitra koalisi, tetapi juga untuk memaksimalkan peluang dalam Pilkada 2024. Meski demikian, Tjutjuk enggan memberikan komentar lebih lanjut tentang strategi kampanye.

Baca  Pindah Partai, Anggota DPRD Fraksi Gerinda Di-PAW

“Rencana dan strategi kampanye adalah rahasia kami,” katanya sambil tersenyum.

Tjutjuk juga meminta dukungan dari masyarakat dalam menjalankan tugasnya dengan baik. Selain semangat, persiapan logistik juga menjadi perhatian utama. Faktor-faktor seperti popularitas dan elektabilitas juga dipertimbangkan dengan serius.

“Popularitas, elektabilitas, dukungan masyarakat, dan berbagai faktor lainnya penting. Namun, kami juga mengandalkan dukungan dari mesin partai yang efisien untuk mengontrol biaya,” jelasnya.

Gerindra Kabupaten Blitar belum menentukan partai mana yang akan diajak berkoalisi, tetapi Tjutjuk yakin bahwa hal ini akan segera terungkap. “Koalisi lokal harus sesuai dengan konteks daerah, bukan hanya mengikuti arahan pusat,” tambahnya.

Untuk mencalonkan pasangan calon, Gerindra Kabupaten Blitar membutuhkan tambahan tiga kursi dari partai lain. “Kami terbuka untuk berkolaborasi dengan partai mana pun yang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan kami, yaitu melayani kepentingan masyarakat,” tegasnya (ar/dnv).