INDONESIAONLINE – Calon mahasiswa bisa memanfaatkan jalur mandiri Institut Teknologi Bandung (ITB). Jalur mandiri ITB 2025 atau Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) diprogramkan sebagai jalur penerimaan mahasiswa program sarjana yang akan berjalan tanpa subsidi biaya.
Mahasiswa yang diterima di ITB melalui program Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) bertanggung jawab untuk membiayai secara penuh pendidikan program sarjananya di ITB.
ITB tidak memberikan subsidi biaya pendidikan bagi mahasiswa yang diterima melalui program Seleksi Mandiri ITB.
Pendaftaran Seleksi Mandiri ITB 2025
Seleksi mandiri atau disingkat SM ITB dibuka pada 5 Mei hingga 8 Juni 2025. Sementara pengumuman hasil akan disiarkan pada 20 Juni 2025. Sebagai informasi, SM ITB jalur penerimaan mahasiswa program sarjana yang akan berjalan tanpa subsidi biaya.
Meski demikian, proses penerimaan SM-ITB tetap menggunakan kriteria kemampuan akademik yang tinggi sebagai satu-satunya kriteria kelulusan seleksi. ITB membebaskan biaya pendaftaran SM ITB dan biaya Pendidikan bagi pemilik Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan calon peserta yang berasal dari di wilayah 3T.
SM ITB diperuntukkan bagi lulusan SMA sederajat atau lulusan Paket C, dengan tahun ijazah 2023, 2024, atau 2025. Kemudian, pelamar juga Tidak dinyatakan lulus SNBP/SNBT 2025 dan memiliki nilai UTBK 2025.
Ujian SM ITB terdiri dari mata uji Matematika, diikuti seluruh peserta SM ITB. Kemudian, Mata uji Fisika(mekanika dan gelombang), diikuti peserta SM-ITB yang memilih prodi bidang Sains dan Teknik. Sementara, Khusus untuk peminat Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), wajib mengikuti Tes Kemampuan Menggambar secara daring.
Pada program SM ITB, calon mahasiswa dapat memilih maksimal 4 pilihan prodi atau fakultas yang ada di ITB kecuali ITB Kampus Cirebon. SM ITB di kampus Cirebon tidak dibuka.
Persyaratan bagi peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2025 adalah sebagai berikut:
1. Berasal dari SMA/MA/SMK/ Sederajat seluruh jurusan maupun kurikulum atau lulusan Paket C, dengan tahun ijazah 2023, 2024, atau 2025.
2. Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
3. Tidak dinyatakan lulus SNBP/SNBT 2025
4. Memiliki dan mengunggah nilai rapor SMA/MA/SMK/Paket C lengkap, semester 1 s.d semester 5.
5. Memiliki nilai UTBK 2025
6. Tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa program sarjana ITB.
7. Tidak diterima sebagai calon mahasiswa ITB pada seleksi program Sarjana-Internasional ITB tahun 2025
8. Mengikuti Simulasi Ujian dan Ujian Seleksi Mandiri ITB secara daring
• Mata uji Matematika, diikuti seluruh peserta SM-ITB
• Mata uji Fisika (mekanika dan gelombang), diikuti peserta SM-ITB yang memilih Fakultas/Sekolah/Program Studi bidang Sains dan Teknik
9. Khusus untuk peminat Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), wajib mengikuti Tes Kemampuan Menggambar secara daring.
10. Lulusan tahun 2023 dan 2024 dapat mendaftar SM-ITB 2025 dengan syarat memiliki nilai UTBK 2025.
11. Persyaratan tidak buta warna total maupun parsial, untuk Fakultas/Sekolah/Program Studi berikut :
• Sekolah Farmasi (SF)
• Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains
• Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
• Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
• Program Studi Kimia (FMIPA-IPA)
12. Persyaratan tidak buta warna total (buta warna parsial diperkenankan), untuk Fakultas/Sekolah/Program Studi berikut :
• Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa
• Program Studi Teknik Kimia (FTI-SP)
• Program Studi Teknik Pangan (FTI-SP)
• Program Studi Teknik Bioenergi dan Kemurgi (FTI-SP).
Berapa Biaya Jalur Mandiri ITB 2025?
Dilansir dari laman resmi Admission ITB, biaya pendaftaran SM ITB sebesar Rp700.000 per pendaftar dengan empat pilihan prodi. Kemudian, komponen biaya penyelenggaraan pendidikan yang wajib dipenuhi mahasiswa adalah Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Besaran UKT SM ITB terbagi menjadi UKT-1 hingga UKT-5 dengan besaran Rp500.000 hingga Rp8.250.000. Kemudian tarif IPI jalur penerimaan SM ITB terbagi menjadi empat kelompok dengan besaran mulai Rp55.000.000 hingga Rp85.000.000.
Adapun pembayaran IPI dapat dilakukan dengan skema cicilan yang dibayarkan selama 6 semester.
Bagi calon mahasiswa yang berasal dari wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar di Indonesia dapat memperoleh beasiswa dari ITB.
Beasiswa tersebut terdiri dari Pembebasan biaya pendaftaran dan biaya penyelenggaraan pendidikan (BPP) meluputi UKT (Uang Kuliah Tunggal) dan IPI (Iuran Pengembangan Institusi), dukungan akademik dan non akademik lainnya.
Bagi calon mahasiswa dapat mengakses link berikut untuk mengetahui informasi lengkap seputar SM ITB 2025.
Jadwal Seleksi Mandiri ITB 2025
Berikut merupakan jadwal lengkap SM ITB 2025 yang dapat menjadi acuan calon pendaftar.
• 5 Mei – 8 Juni 2025 : Pendaftaran Peserta:
• 8 Juni 2025: Batas Akhir Memenuhi Kelengkapan Dokumen Seleksi, Finalisasi, dan Pembayaran Biaya Pendaftaran
• 10 Juni 2025: Simulasi Ujian Kemampuan Seleksi Mandiri Fisika (Wajib Diikuti Seluruh Peserta yang Memilih Fakultas/Sekolah Sains dan Teknik)
• 10 Juni 2025: Simulasi Ujian Seleksi Mandiri Matematika (Wajib Diikuti Seluruh Peserta)
• 11 Juni 2025: Ujian Kemampuan Menggambar bagi yang Memilih FSRD
• 12 Juni 2025: Ujian Kemampuan Akademik (Matematika & Fisika)
• 20 Juni 2025: Pengumuman Hasil Seleksi
• 23 – 28 Juni 2025: Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru (Online)
• 30 Juni – 4 Juli 2025: Pembayaran BPP
• 14 Agustus 2025 : Penyambutan Mahasiswa Baru
• 1 September 2025: Hari Pertama Masa Kuliah Semester I-2025/2026. (mt/hel)