Uncategorized  

Menang Dramatis, Electric PLN Kian Dekat ke Final Four

Pemain Electric PLN bergembira usai menambah poin saat melawan bjb Tandamata. (foto: pbvsi)

INDONESIAONLINE – Laga seru tersaji antara putri Jakarta Electric PLN versus Bandung bjb Tandamata dalam lanjutan Proliga 2024. Hasilnya, Electrik PLN menang 3-2 (21-25, 25-13, 23-25, 25-20, 16-14)
atas bjb Tandamata di GOR Ken Arok, Kota Malang, Sabtu 15 Juni.

Kemenangan ini terbilang dramatis. Bagaimana tidak. Pada set kelima, bjb sudah unggul cukup jauh 12-8 atas Electric. Bahkan, bjb mencapai angka 24 lebih dulu berbanding 22. Namun, Yolla Yuliana dan kawan-kawan mampu mengejar dan menciptakan deuce 24-24. Setelah smes Katerina Zhidkova tak mampu dikembalikan, smes keluar lapangan yang dilancarkan opposite hitter bjb Hanna Davyskiba mengakhiri laga untuk kemenangan Electric PLN.

Sebelum set kelima, yakni set ketiga, Electric yang sudah unggul mampu disalip bjb. Dan, bjb mengakhiri set ketiga dengan kemenangan.

Kemenangan itu kian mendekatkan Electric PLN ke final four. Saat ini Electric sudah nangkring di peringkat empat dengan enam kemenangan, menggeser bjb yang turun ke posisi lima. Masih ada seri terakhir Pontianak yang menentukan siapa masuk final four di akhir klasemen.

Namun, di seri terakhir Pontianak pekan depan, Electric masih menyisakan dua pertandingan dan bjb hanya satu pertandingan. Peluang besar finis di empat besar pun bakal dimaksimalkan oleh skuad Electric.

Usai laga, pelatih Electric asal Thailand Chamnan Dokmai tak mampu menyembunyikan rasa gembiranya. Chamnan menyebut para pemainnya tampil dengan hati. Kompak, minim kesalahan, dan semangat mengejar kemenangan walau tertinggal menjadi kunci kemenangan Electric.

Ini kemenangan kedua Electric di seri Malang. Sehari sebelumnya, Electric juga menang dramatis 3-2 atas pemuncak klasemen Jakarta Popsivo Polwan setelah tertinggal dua set terlebih dulu.

Sementara, pelatih bjb Alim Suseno mengakui kecilnya peluang bjb menembus final four setelah kekalahan ini. Namun, dia senang dengan penampilan para pemainnya.

“Memang belum rezeki kami. Sudah unggul tapi akhirnya terkejar dan kalah,” ucap Alim. (red/hel)