Museum Nasional Terbakar: Koleksi Hasil Repatriasi Belanda Aman

Museum Nasional Terbakar: Koleksi Hasil Repatriasi Belanda Aman

INDONESIAONLINE – Museum Nasional yang terbakar, Sabtu (16/9/2023) malam kemarin, menyisakan pertanyaan. Khususnya mengenai koleksi hasil repatriasi dari Belanda.

Seperti diketahui, koleksi hasil repatriasi Belanda berupa artefak-artefak bersejarah Indonesia yang tiada duanya. Bahkan barang-barang tersebut tidak bisa direplikasi.

Ada sekitar 472 artefak milik Indonesia yang dikembalikan Belanda sekitar Agustus lalu. Beberapa artefak tersebut antara lain arca dari Candi Singosari, Malang dan koleksi lukisan serta patung dari Bali tahun 1920-an.

 

Kekhawatiran peristiwa kebakaran berdampak pada koleksi repatriasi Belanda ini ditepis pihak Monumen Nasional.

“Koleksi hasil repatriasi dari Belanda dipastikan tidak terdampak. Sebab, koleksi tersebut disimpan di lokasi yang jauh dari pusat kebakaran,” ungkap Museum Nasional dikutip dari akun X (Twitter) resminya, Minggu (17/9/2023).

Museum Indonesia juga menyampaikan, kebakaran hanya berdampak di gedung A karena kesigapan tim memadamkan api. Diketahui, Museum Nasional terdiri dari tiga gedung, yaitu gedung A, B dan C.

Menurut keterangan Museum Nasional, area yang terdampak kebakaran adalah pada bagian belakang gedung A. Sehingga kebakaran dipastikan tidak menyebar luas. “Sehingga ruangan-ruangan lain di gedung A, gedung B, dan gedung C beserta isinya dipastikan aman,” jelas akun X @MuseumNasional.

Saat ini, prioritas MNI dan Badan Layanan Umum Museum Cagar Budaya (BLU MCB) adalah  mengidentifikasi dan memperbaiki ruangan museum yang terdampak. Terutama memastikan keamanan benda sejarah di dalam museum tersebut.

“BLU MCB telah membentuk tim khusus yang bertanggung jawab untuk menindaklanjuti hal ini,” jelas Museum Nasional.

Museum Nasional pun ditutup sementara akibat kebakaran pada Sabtu (16/9/2023) malam.

Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Museum Nasional

Berdasarkan hasil analisis sementara, kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik yang terjadi di bedeng proyek renovasi museum tersebut

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat) Asril Rizal mengatakan korsleting listrik tersebut menjadi pemicu kebakaran Museum Nasional, tepatnya di gedung blok A yang menjadi ruang pameran koleksi museum.

“Korsleting listrik di belakang pameran museum diduga berasal dari area bedeng tukang yang sedang melaksanakan perbaikan gedung blok C,” kata Asril,  Minggu (17/9/2023) (bn/dnv).