INDONESIAONLINE – Para nabi dan rasul diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan pesan ilahi. Mereka menyerukan manusia untuk menyembah Tuhan yang Esa. Al Quran menyebutkan sebagian dari para nabi ini, sementara yang lainnya tidak disebutkan secara tersurat.

Di antara para nabi yang disebutkan dalam Al Quran, Musa adalah nabi yang paling sering disebut. Kisahnya diceritakan secara rinci di seluruh kitab suci, mulai dari kelahiran hingga wafatnya.

Al Quran menggambarkan peristiwa seperti ibunya yang diperintahkan untuk menempatkannya di Sungai Nil saat masih bayi, masa kecilnya dibesarkan oleh Firaun, dan pengalamannya sebagai seorang nabi.

Karena kemampuannya berbicara langsung dengan Allah, Musa juga dikenal sebagai Kalimullah. Peristiwa ini diceritakan dalam Surah Al-A’raf ayat 143:

“Dan ketika Musa datang pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhannya berbicara kepadanya, Musa berkata, ‘Ya Tuhanku, tampakkanlah (diri-Mu) kepadaku agar aku dapat melihat Engkau.’ Dia [Allah] berfirman, ‘Engkau tidak akan pernah melihat-Ku, tetapi lihatlah gunung itu. Jika ia tetap di tempatnya (seperti sedia kala) maka engkau dapat melihat-Ku.’ Tetapi ketika Tuhannya menampakkan (keagungan-Nya) kepada gunung itu, Dia membuatnya hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Dan setelah ia sadar, dia berkata, ‘Maha suci Engkau, aku bertaubat kepada-Mu dan aku adalah orang yang pertama beriman.'”

Al Quran menyebutkan 25 nabi berdasarkan nama. Adam adalah nabi pertama yang disebutkan secara tersurat, muncul dalam Surah Al-Baqarah ayat 31.

Baca Juga  Kisah Nabi Sulaiman yang Pernah Pingsan Gegara Semut

Berikut rincian tentang seberapa sering beberapa nabi disebutkan:

  • Musa: 136 kali
  • Ibrahim: 69 kali
  • Nuh: 43 kali
  • Yusuf dan Luth: masing-masing 27 kali
  • Isa dan Adam: masing-masing 25 kali
  • Harun: 20 kali (ina/dnv).