Pasar Mobil Awal 2026 di Indonesia: Ada Kejutan dari China

Pasar Mobil Awal 2026 di Indonesia: Ada Kejutan dari China
Salah satu merek yang diandalkan Jaecoo di tengah persaingan penjualam mobil: J7 SHS. (jaecoo malang)

INDONESIAONLNE – Persaingan pasar otomotif nasional di awal 2026 semakin ketat. Merek asal China, BYD, terus mendekati dominasi pabrikan Jepang dalam daftar mobil terlaris. Sementara Jaecoo mencuri perhatian setelah berhasil masuk jajaran 10 besar.

Berdasarkan data penjualan Januari 2026, pasar mobil nasional mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya. Setelah pada Desember 2025 angka penjualan wholesales dan retail sama-sama menembus kisaran 90 ribu unit, pada Januari  2026 terjadi penurunan sekitar 27 persen.

Total distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) tercatat 66.447 unit. Sedangkan penjualan dari diler ke konsumen (retail) mencapai 66.936 unit.

Toyota masih mempertahankan posisi puncak sebagai merek dengan penjualan tertinggi. Sepanjang Januari, Toyota mencatat wholesales sebanyak 20.078 unit dan retail 22.066 unit.

Di posisi kedua, Daihatsu membukukan 12.513 unit secara wholesales dan 11.202 unit secara retail.

Mitsubishi Motors menempati peringkat ketiga dengan distribusi 6.898 unit dan penjualan retail 6.141 unit.

Sementara, BYD menunjukkan lonjakan signifikan dengan menempati posisi keempat dalam daftar wholesales. Pabrikan asal China tersebut mengirimkan 4.879 unit ke jaringan diler meski realisasi penjualan retail tercatat 2.516 unit.

Honda berada di posisi kelima dengan angka wholesales 4.016 unit dan retail 4.233 unit.

Selain BYD, Jaecoo juga menjadi sorotan. Merek ini berhasil masuk 10 besar dengan catatan wholesales 2.025 unit dan retail 2.031 unit.

Kehadiran Jaecoo di daftar tersebut tak lepas dari peluncuran mobil listrik J5 yang dipasarkan mulai Rp 249 juta. Model tersebut mendapat respons positif pasar, dengan surat pemesanan kendaraan (SPK) dikabarkan menembus belasan ribu unit dalam waktu dua bulan.

Berikut daftar 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada Januari 2026:

Wholesales:
Toyota: 20.078 unit
Daihatsu: 12.513 unit
Mitsubishi Motors: 6.898 unit
BYD: 4.879 unit
Honda: 4.016 unit
Suzuki: 2.783 unit
Mitsubishi Fuso: 2.332 unit
Isuzu: 2.170 unit
Jaecoo: 2.025 unit
Hino: 1.556 unit

Retail Sales:
Toyota: 22.066 unit
Daihatsu: 11.202 unit
Mitsubishi Motors: 6.141 unit
Suzuki: 5.501 unit
Honda: 4.233 unit
Mitsubishi Fuso: 2.538 unit
BYD: 2.516 unit
Isuzu: 2.085 unit
Jaecoo: 2.031 unit
Hino: 1.656 unit

Meski pasar sedang melemah, dinamika persaingan antar-merek, khususnya dari pabrikan China, menunjukkan perubahan peta kekuatan industri otomotif nasional di awal tahun ini. (rds/hel)