INDONESIAONLINE – Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan bahwa para pelaku korupsi kini semakin berhati-hati dalam melakukan aksinya. Hal ini diungkapkan Alexander berdasarkan hasil observasi KPK, di mana para koruptor mempelajari modus operandi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

“Pelaku korupsi sekarang belajar dari OTT KPK. Mereka jadi lebih hati-hati dan cerdik,” kata Alexander dalam keterangannya.

“Jarang terjadi (OTT) di Jakarta, mereka sudah tahu. Tapi yang di daerah-daerah yang masih polos-polos tadi itu, berbicara uang lewat Hp ya sudah lah (kena),” tutur Alex

Alexander menjelaskan, para koruptor kini menggunakan berbagai cara untuk menghindari OTT KPK, seperti:

  • Melakukan transaksi suap di tempat yang tidak terduga.
  • Menggunakan perantara untuk menyerahkan suap.
  • Menyembunyikan uang hasil korupsi dalam bentuk aset yang tidak terdeteksi.
Baca Juga  Kasus Terorisme Capai 370 Tersangka di 2021, Densus 88 Lakukan Patroli Cyber Bersama Kominfo RI

Meskipun para koruptor semakin canggih, Alexander menegaskan bahwa KPK tidak akan tinggal diam. KPK terus mengembangkan strategi dan taktik untuk mendeteksi dan menangkap para pelaku korupsi.

“KPK akan terus belajar dan berinovasi untuk membongkar praktik korupsi,” tegasnya.

Alexander juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi korupsi dengan melaporkan kepada KPK jika mengetahui adanya praktik korupsi di lingkungannya.

“Masyarakat adalah kunci utama dalam pemberantasan korupsi,” ujarnya.