Pertamina Enduro Perkasa di GOR Ken Arok, Electric PLN Tumbang 3-0

Pertamina Enduro Perkasa di GOR Ken Arok, Electric PLN Tumbang 3-0
Pemain asing Pertamina Enduro Iana Shcherban melepas smes yang berusaha diredam pemain Electric PLN. (pb pbvsi)

INDONESIAONLINE – Tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) kembali menunjukkan dominasinya di ajang Proliga 2026. Berstatus tuan rumah sekaligus juara bertahan, JPE sukses menundukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan kemenangan 3-0 (25-13, 25-21, 25-17) dalam laga putaran kedua yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (5/2/2026) malam.

Hasil ini semakin mengukuhkan posisi JPE di papan atas klasemen sementara. Penampilan solid anak asuh Bullent Karsioglu itu juga menjadi bukti kematangan permainan mereka saat menghadapi salah satu rival terberat, Electric PLN Mobile.

Sejak set pertama dimulai, JPE langsung tampil agresif dengan menurunkan komposisi terbaik. Peran Tisya Amallya sebagai pengatur serangan berpadu efektif dengan dua pemain asing, Iana Shcherban dan Wilma Salas. Meski Electric PLN Mobile sempat mengimbangi permainan hingga skor 4-4, JPE mampu mengambil alih kendali pertandingan.

Perolehan poin Megawati dan rekan-rekan melesat jauh hingga 14-7. Pelatih Electric PLN Mobile Chamman Dokmai mencoba meredam tekanan dengan time out. Namun, pertahanan rapat yang dibangun Nurlaili dkk membuat serangan Neriman Ozsoy dan Celeste Plak kerap gagal menembus blok. JPE pun menutup set pembuka dengan keunggulan telak 25-13.

Pada set kedua, Electric PLN Mobile tampil lebih percaya diri. Tim tamu sempat memimpin 8-6 dan mempertahankan keunggulan hingga 11-8 berkat pertahanan yang lebih disiplin. Situasi berubah setelah JPE menyamakan skor menjadi 11-11, memicu duel ketat di tengah set.

Kejar-mengejar angka terjadi hingga kedudukan imbang 14-14 dan 16-16. Namun, pengalaman JPE berbicara di momen krusial. Setelah unggul 18-16, JPE terus menjaga jarak dan tak memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan. Set kedua akhirnya diamankan JPE dengan skor 25-21.

Memasuki set ketiga, Electric PLN Mobile sempat membuka peluang dengan keunggulan awal 5-2 melalui spike tajam Neriman Ozsoy. Kendati demikian, inkonsistensi kembali menghantui tim tamu. JPE perlahan mengejar hingga menyamakan skor 9-9 dan berbalik unggul 14-12.
Di fase akhir set, Electric PLN Mobile justru banyak melakukan kesalahan sendiri. Situasi ini dimanfaatkan JPE untuk memperlebar jarak hingga unggul 22-17. Sebuah servis ace yang gagal diantisipasi lini belakang Electric PLN menjadi penutup pertandingan, dengan skor akhir 25-17 untuk kemenangan JPE.

Usai laga, asisten pelatih Electric PLN Mobile Alim Suseno mengakui penampilan timnya menurun dibandingkan pertandingan sebelumnya di Gresik. “Secara jujur, performa anak-anak hari ini tidak maksimal, sehingga kami harus mengakui keunggulan lawan,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih JPE Bullent Karsioglu menilai Electric PLN Mobile sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup baik. Namun, fokus timnya menjaga konsentrasi di setiap set menjadi kunci kemenangan. “Kami berusaha tetap tenang meski sempat tertinggal. Skema permainan berjalan dengan baik hingga kami bisa menang,” kata Bullent.

Ia menambahkan, servis menjadi salah satu faktor penentu kemenangan JPE. “Kami tidak hanya mengandalkan serangan, tetapi juga servis yang efektif,” jelasnya.

Pemain JPE Iana Shcherban menyebut kebersamaan tim sebagai modal utama meraih kemenangan. “Kekompakan di dalam tim adalah hal terpenting. Itu yang membuat kami bisa menang hari ini,” ujarnya.

Jadwal Pertandingan Jumat (6/2/2026)

Pukul 16.00 WIB: Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia vs Jakarta Popsivo Polwan

Pukul 19.00 WIB: Jakarta Livin’ Mandiri vs Medan Falcons

(hsa/hel)