INDONESIAONLINE – Data terbaru mengenai insiden hilang kontaknya pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport mulai terungkap. Berdasarkan laporan terkini dari Basarnas Makassar, pesawat yang hilang di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, tersebut mengangkut total 11 orang.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan merinci bahwa manifes penerbangan tersebut terdiri dari 8 orang kru pesawat dan 3 orang penumpang.
Pihak berwenang masih terus berupaya melacak keberadaan pesawat yang hingga kini belum ditemukan titik pastinya. Berikut adalah rangkuman situasi terkini:
- Rute Perjalanan: Pesawat sedang menempuh penerbangan dari Yogyakarta (YIA/JOG) dengan tujuan akhir Makassar (UPG).
- Titik Terakhir: Komunikasi terakhir tercatat pada Sabtu (17/1) pukul 13.17 WITA di sekitar zona Leang-Leang, Kabupaten Maros.
- Pengerahan Pasukan: Basarnas Makassar telah menugaskan 25 personel sebagai gelombang pertama. Proses evakuasi dan pencarian akan dilakukan secara bertahap dengan menambah personel sesuai kebutuhan medan.
Fokus Pencarian
Kawasan Leang-Leang yang menjadi lokasi terakhir terdeteksinya pesawat merupakan daerah yang memiliki karakteristik geografis unik dengan gugusan pegunungan karst. Hal ini membuat tim penyelamat harus bekerja ekstra-hati-hati dalam menyisir lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di lokasi tersebut untuk menemukan tanda-tanda keberadaan, pesawat, kru, maupun penumpang. (rds/hel)













