INDONESIAONLINE – Sidoarjo menjadi salah satu destinasi wisata yang akrab dengan sejarah dan kuliner khas pedasnya. Terbukti berbagai situs candi bersejarah menjadi jujukan wisatawan serta menikmati kuliner khas kota delta.

Salah satu situs yang sering menjadi jujukan adalah candi yang berada di Porong, Sidoarjo. Para wisatawan juga disuguhkan dengan kuliner khas daerah ini, yakni mangut mujair asap dengan khas pedasnya.

Menu khas kota Porong ini sudah ada sejak 2021 lalu dan menjadi primadona para pecinta kuliner pedas. Endang Puji R (47), pemilik tempat yang khas dengan kuliner pedas menjelaskan, menu kuah mangut mujair asap ini memiliki rasa pedas khas, lezat dan tidak amis dipadu dengan rempah – rempah serta lembutnya daging mujair asap menjadikan menu andalan pengunjung yang datang ke situs candi di area tersebut.

“Saya membuat menu ini karena ingin mengangkat kuliner asli Sidoarjo. Mujair asap merupakan makanan asli Sidoarjo, kita juga memiliki lahan tambak sehingga bahan ikan melimpah. Mangut mujair asap di sini punya khas tersendiri, selain ikan diasap mangut mujair ini tidak amis saat dimakan karena rempah – rempah yang kita pilih dan rasa pedas menghilangkan bau amis dari ikan tak lupa juga saya tambahkan tahu goreng sebagai pelengkap kuah mangut,” ungkapnya, Selasa (03/03/2023).

Baca Juga  Jadi Saksi Sidang Kode Etik Bharada E, Ferdy Sambo Cs Absen 

Selain menikmati kuliner tradisional pengunjung juga diajak untuk trip wisata menggunakan koleksi mobil klasik. Nuansa tempat yang mendukung seperti desain interior yang unik, nuansa joglo dan beberapa mobil klasik juga bisa dinikmati sambil berswafoto. 

Tak hanya itu, mobil klasik yang ada di tempat ini juga sangat memanjakan para pengunjung. Salah satu koleksi mobil klasiknya merupakan milik Raja Bali. “Koleksi mobil klasik ini merupakan hobi suami saya, juga memiliki nilai sejarah. Salah satu mobil klasik kita itu, bekas milik raja bali tempo dulu,” imbuhnya, saat ditemui jatimtimes.

Pengunjung rata- rata berasal dari luar Sidoarjo, ada yang dari Surabaya, Gresik, Malang, Pasuruan dan bahkan pernah dari Jakarta. Mereka menikmati berbagai menu juga paket trip dengan harga terjangkau. Destinasi paket trip yakni, pengunjung diajak berkeliling di sekitar Porong selama 45 menit. 

“Paket trip ini, kita ajak pengunjung untuk jalan-jalan mengelilingi situs-situs bersejarah seperti candi pari, candi sumur dan beberapa tempat lainnya. Harganya Rp 300.000,- saja sudah mendapatkan makan. Lumayan, durasi 45 menit,” jelas Endang.

Paket lengkap yang ditawarkan di sini juga selain mengajak warga Sidoarjo kembali mengenal sejarah juga memberikan edukasi kepada pengunjung lain dari luar Sidoarjo untuk bisa mengenal sejarah kota delta dan khas kulinernya.

Baca Juga  Ingin Menikmati Olahan Ikan Segar dengan Suasana Asri, Warung di Tegaron Kepanjen ini Bisa Jadi Opsi

Nanda (35) pengunjung asal Surabaya ini mengajak beberapa temannya dari Pasuruan untuk menjajal paket trip. Selain mencicipi mangut mujair asap, mereka juga mencoba sensasi berkeliling wilayah Porong menggunakan mobil klasik. 

“Menu khasnya enak, masakannya sedap, pedasnya pas, daging ikannya juga lembut dan tidak amis. Destinasi wisatanya juga seru dan menarik pakai mobil klasik, foto-foto, asik banget pokoknya bisa dibilang kuliner sambil healing,” tutur Nanda.

Menu Mangut Mujair Asap ini juga bisa dinikmati langsung, tanpa perlu harus mengikuti paket trip situs candi. Biasanya banyak dari warga lokal sendiri membeli pada saat jam makan siang karena lokasinya juga dekat dengan beberapa tempat industri dan toko – toko. 

“ Kalo pengunjung lokal, mereka datang hanya untuk makan siang. Rata – rata pekerja di sekitar resto, ada juga yang dibungkus untuk dibawa pulang,” tutupnya.

Mangut Mujair ini cukup terjangkau juga harganya, rata – rata dibandrol dari harga Rp 30 Ribu hingga Rp 100 Ribu tergantung dari ukuran ikan mujairnya, jadi pengunjung bisa memilih ukuran ikan yang di inginkan untuk diolah menjadi Mangut Mujair Asap pedas.