INDONESIAONLINE – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam peta pendidikan tinggi nasional. Dalam pemeringkatan UniRank 2026, kampus ini menempati posisi kedua terbaik di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berhasil masuk dalam 100 besar nasional.
Capaian tersebut menempatkan UIN Malang tepat di bawah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sekaligus berada di peringkat ke-48 secara nasional, bersaing dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia. Secara keseluruhan, hanya delapan PTKIN yang mampu menembus daftar tersebut.
Rektor UIN Malang Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana MSi menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari penguatan publikasi ilmiah dan reputasi akademik di tingkat global. Menurut rektor, eksistensi perguruan tinggi saat ini sangat ditentukan oleh seberapa jauh karya akademik mendapatkan pengakuan internasional.
“Melalui publikasi dan karya akademik, dunia dapat mengenal kita. Karena itu, publikasi nasional dan internasional menjadi indikator penting kinerja dosen,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Masuknya UIN Malang sebagai peringkat kedua PTKIN dalam UniRank 2026 mencerminkan percepatan transformasi di lingkungan kampus, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga penguatan digital, visibilitas web, serta keterbukaan akses informasi yang menjadi bagian penting dalam penilaian global.
Sementara, delapan PTKIN yang masuk Top 100 nasional UniRank 2026 meliputi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Intan Lampung, UIN Alauddin Makassar, dan UIN Ar-Raniry Aceh.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron menilai capaian ini sebagai sinyal perubahan besar di lingkungan PTKIN yang semakin responsif terhadap perkembangan zaman.
“Capaian ini menunjukkan PTKIN, khususnya UIN, semakin kompetitif dan adaptif dalam merespons perkembangan teknologi informasi serta kebutuhan masyarakat modern,” ujarnya.
Selain UniRank, posisi UIN Malang juga menguat dalam berbagai pemeringkatan lain. Dalam QS World University Rankings bidang Islamic Studies, kampus ini berada di peringkat 130 dunia dan posisi ketiga nasional di antara PTKIN. Sementara itu, Webometrics menempatkan UIN Malang di posisi kedua serta EduRank di posisi ketiga.
Rangkaian capaian tersebut menegaskan arah transformasi UIN Malang sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada identitas keagamaan, tetapi juga mampu bersaing dalam lanskap pendidikan modern berbasis riset, publikasi ilmiah, dan transformasi digital. (ars/hel)













