INDONESIAONLINE – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) membuka Program Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi (Prodi) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dibukanya program tersebut mendapatkan banyak antusias dari para guru PAUD. 160-an calon mahasiswa baru Program RPL mendapatkan pembekalan dari kampus dengan turut menghadirkan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Drs Choirul Hudha MSi Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Unikama memaparkan kemudahan dalam program RPL. Program RPL merupakan program yang telah sesuai dengan aturan yang ada. 

Dasar hukumnya, Peraturan Menteri Ristekdikti nomer 26 tahun 2016 tentang Recognisi pembelajaran lampau. Selain itu, hal ini juga telah diatur dalam Keputusan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan nomer 123/B/SK/2017 tentang pedoman tata cara penyelenggaraan RPL.

1

Hal ini juga sesuai dengan pedoman akademik Unikama tahun 2021, serta telah tertuang dalam SK Rektor Nomor 10/II.A5/UK-ML/XII.2021 tentang pedoman penyelenggaraan RPL.

“Jadi sah, jangan khawatir dipertanyakan,” tegasnya, Selasa, (26/7/2021).

Pengakuan pada Program RPL, tak hanya pada hal yang formal saja, namun kompetisi, sertifikat atau penghargaan pada sisi informal juga akan tetap mendapatkan pengakuan. Lama kerja dalam sebuah lembaga sekolah, tentu nantinya akan mempengaruhi dari pengakuan dalam Satuan Kredit Semester (SKS).

Baca Juga  94 Mahasiswa FEB Unisma Jalani Yudisium Kelulusan, Dekan Nur Diana: Jadilah Sarjana Komplet

“Sehingga kalau nanti misalnya ada yang satu TK, pengakuannya beda, ya karena masa kerjanya beda, ada yang lebih lama,” paparnya.

Dalam perkuliahan Program RPL, nantinya dilakukan secara hybrid. Sehingga para guru Paud yang lokasi domisili jauh dengan kampus ditambah dengan kesibukan mengajar, akan bisa mengikuti perkuliahan secara daring. Begitupun ketika ingin mengikuti perkuliahan luring, tentunya kampus akan memfasilitasi.

2

Dr Ir Henny Leondro, SPt MP IPM ASEAN Eng Wakil Rektor Bidang Sumberdaya Kerjasama, dan Informasi Komunikasi menambahkan, para calon mahasiswa baru Program RPL akan mendapatkan banyak potongan dalam biaya perkuliahan. 

Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa reguler tahun ini Rp 4.250.000, per semester. Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) berkisar Rp 6-7 juta tergantung dalam gelombang pendaftaran, apakah itu gelombang 1, 2 atau 3. 

Baca Juga  UII Yogyakarta Nyatakan Sikap: Indonesia Darurat Kenegarawanan!

“Dari UKT, biaya KKN, biaya PKL dan skripsi sudah include di dalamnya. Tidak ada lagi tarikan, kecuali saat wisuda,” jelasnya.

Khususnya untuk Program RPL, Unikama memberikan kemudahan dan potongan UKT. UKT untuk Program RPL sebesar Rp 2.750.000,. Kelas RPL tahun ini, pihak kampus tidak mengenakan DPP. 

“Ini salah satu peran serta kami ikut membangun meningkatkan kualitas guru. Kami kasih bentuk perhatian kami sebagai lembaga di bawah naungan PGRI,” paparnya.

Meskipun dalam pembiayaan banyak potongan yang didapatkan, hal ini tidak mengurangi fasilitas yang didapatkan.  Perkuliahan nantinya akan lebih banyak dilakukan secara daring. Hal ini tentu dengan pertimbangan domisili para mahasiswa Program RPL serta kegiatan sebagai seorang guru yang tidak memungkinkan untuk setiap harinya melakukan perkuliahan luring di kampus.

“Kalau misal ingin ke kampus, nanti bisa berkomunikasi dengan dosennya. Jika mahasiswa kesulitan dalam pembayaran saat heregistrasi, maka bisa mengajukan dispensasi. Hanya nantinya dispensasi bukan pengurangan biaya, tetapi penundaan waktu pembayaran,” jelasnya.