Beranda

Proliga 2026: Gresik Phonska Belum Terkalahkan

Proliga 2026: Gresik Phonska Belum Terkalahkan
Partai Gresik Ponska (kostum kuning) versus Medan Falcons di GOR Tri Dharma, Gresik. (pb pbvsi)

INDONESIAONLINE – Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil menuntaskan target meraih kemenangan penuh dalam dua laga kandang setelah menundukkan Medan Falcons dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-22, 25-16). Pertandingan tersebut menjadi laga penutup pekan pertama putaran kedua Proliga 2026 yang berlangsung di GOR Tri Dharma Gresik, Minggu (1/2/2026) malam.

Kemenangan ini melengkapi hasil positif Gresik Phonska di kandang sendiri, setelah pada pertandingan sebelumnya, Kamis (29/1), Mediol Stiovany Yoku dan rekan-rekan juga sukses menaklukkan Jakarta Livin’ Mandiri melalui duel ketat lima set dengan skor 3-2. Hasil tersebut membuat Gresik Phonska menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sepanjang putaran pertama.

Dengan menumbangkan Medan Falcons, Gresik Phonska memperpanjang rekor kemenangan menjadi tujuh laga beruntun. Sebaliknya, Medan Falcons yang berstatus sebagai tim promosi masih belum mampu meraih kemenangan hingga awal putaran kedua kompetisi.

Posisi Gresik Phonska kian menguat di papan klasemen. Tim asal Jawa Timur itu hanya membutuhkan dua kemenangan tambahan dari lima pertandingan tersisa di putaran kedua untuk memastikan satu tempat di babak empat besar (final four).

Dakam laga melawan Medan Falcons, pelatih Gresik Phonska Allesandro Lodi melakukan rotasi pemain dengan mengistirahatkan Oleksandra Bytsenko yang tengah mengalami gangguan kesehatan. Putri Agustin dipercaya mengisi posisi outside hitter dan bahu-membahu bersama Anne Mitchem, Mediol Stiovany Yoku, Shella Bernadetha, Geofanny Eka, serta Arneta Putri.

Susunan pemain tersebut mampu membawa Gresik Phonska tampil dominan sejak set pembuka. Variasi serangan yang diterapkan membuat pertahanan Medan Falcons kesulitan mengembangkan permainan.

Pelatih Medan Falcons Marcos Sugiyama menilai performa timnya kali ini mengalami peningkatan dibandingkan saat menghadapi Pertamina Enduro pada pertandingan sebelumnya meski hasil akhir belum berpihak. “Saya sudah berdiskusi dengan pemain mengenai taktik dan strategi serta memperbaiki kesalahan. Secara permainan sudah lebih baik. Hanya ada beberapa momen krusial yang terlepas sehingga kami kehilangan poin,” ujar Marcos.

Ia juga memberikan pujian kepada para pemain muda Falcons yang tampil tanpa rasa takut menghadapi tim berpengalaman. “Lihat saja Khanza Putri yang baru berusia 15 tahun. Meski berasal dari Gresik Phonska, dia tetap berani bermain menghadapi tim asalnya sendiri. Itu luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Allesandro Lodi menegaskan rangkaian kemenangan yang diraih timnya tidak membuat Gresik Phonska cepat berpuas diri. Menurut dia, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu terus dibenahi.

“Target kami adalah lolos ke final four dan itu harus dicapai dengan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Kami harus terus berkembang dan bermain lebih baik,” kata pelatih asal Italia tersebut. (rds/hel)

Exit mobile version