JATIMTIMES – Kepolisian Resort Blitar melakukan pendalaman terkait kasus pengrusakan atribut Partai Gerindra. Puluhan bendera Partai Gerindra yang dipasang di sejumlah titik di Kabupaten Blitar dirusak oleh oknum yang hingga kini keberadaanya masih misterius.

Kasatreskrim Polres Blitar AKP Ardian Yudo mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar. Usai menerima laporan dari DPC Partai Gerindra pihaknya langsung melakukan pengecekan ke lokasi.

‘’Kami sudah melakukan pengecekan ke TKP. Dan anggota kami saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti dan mencari saksi kejadian tersebut serta mengecek lokasinya di mana saja,” kata Yudo, Selasa (8/2/2022).

Yudo menambahkan, informasi  dari anggota yang melakukan pengecekan di lapangan, diketahui puluhan bendera tersebut diambil dari tiangnya. Namun demikian, belum diketahui bendera tersebut dirusak, disimpan atau digunakan untuk kepentingan lainnya.

“Hasil sementara dari penyelidikan benderanya hanya diambil. Jadi kami belum mengetahui posisi benderanya apakah bendera tersebut dirusak atau disimpan atau digunakan untuk apa,” tukasnya.

Baca Juga  Pengamat Menilai Wajar Airlangga Diinginkan Publik Jadi Capres karena Bukti Kinerjanya

Lebih dalam Yudo menyampaikan, dari hasil olah TKP juga diketahui bendera-bendera tersebut dipasang di posisi yang tidak terlalu tinggi. Artinya siapapun yang mengambil tidak perlu menggunakan alat untuk meraih bendera. Bendera tersebut juga diambil tidak di semua titik. Artinya ada pola, dimana pelaku  diduga memilih lokasi-lokasi yang sepi.

‘’Pelaku takut aksinya ketahuan. Jadi kemungkinan mereka  melihat situasi mana yang ramai mana yang sepi,” pungkas Yudo.

Diberitakan sebelumnya, Pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar mendatangi Mapolres Blitar, Senin (7/2/2022). Kedatangan perwakilan partai pimpinan Prabowo Subianto ini akibat dari buntut pengrusakan bendera Partai Gerindra yang terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Blitar.

Sebagai informasi, puluhan bendera Partai Gerindra yang terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Blitar ditemukan rusak. Sebagian lagi hanya tinggal tali bendera dan tiangnya saja. Sementara benderanya tidak  diketahui keberadaannya.

Puluhan bendera itu dipasang untuk memperingati HUT Partai Gerindra. Diduga bendera-bendera tersebut sengaja dirusak oleh oknum tertentu.

Baca Juga  Anas Ungkap SBY Sering Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi di Istana Negara

“Saya mewakili  DPC Gerindra Kabupaten Blitar melaporkan pengerusakan atribut Partai Gerindra berupa bendera. Kondisi bendera ada yang dirusak ditandai dengan ada yang seperti ditarik, tinggal menyisakan tali dan tiangnya saja sementara benderanya hilang,” kata Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Wasis Kunto Atmojo kepada awak media.

Wasis menambahkan, puluhan bendera itu tersebut baru dipasang pada Jumat 4 Februari 2022. Dua hari kemudian tepatnya Minggu 6 Februari 2022 bendera-bendera tersebut  ditemukan rusak dan ada pula yang hilang.

‘’Bendera-bendera ini belum lama terpasang. Tanggal 4 dipasang, tanggal 6 ditemukan rusak. Bendera ini dipasang dalam rangka HUT Partai Gerindra,” terangnya.

Lebih dalam Wasis menyampaikan, ada empat titik pengrusakan bendera yang dilaporkan. Masing-masing  wilayah Tlogo, Gaprang, Kuningan dan Kanigoro. Dari empat wilayah tersebut total ada 84 bendera yang rusak ataupun hilang.

‘’Yang kami laporkan ini seluruhnya pengrusakan di wilayah Kecamatan Kanigoro. Setelah ini kami juga akan melakukan pengecekan di wilayah lain,’’ pungkasnya.



Aunur Rofiq