INDONESIAONLINE – Ketika berdagang, seseorang berharap seluruh dagangnya laris. Ada amalan yang bisa membuat barang dagangan laris manis. Merujuk pada buku Dahsyatnya Doa & Berzikir oleh Khoirul Amru Harahap,  dan Reza Pahlevi Dalimunthe, pedagang muslim dianjurkan untuk senantiasa beristigfar kepada Allah dengan rasa ikhlas dan konsisten.

Selain itu, seseorang juga harus selalu berikhtiar dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT dengan beribadah dan berdoa agar diberikan kelancaran rezeki.

Baca Juga : Tetap Setia Pada Satu Hati, 5 Zodiak ini Konon Punya Banyak Penggemar 

 

Hal ini sebagaimana yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Tirmidzi dan Hakim, Rasulullah SAW, “Andai kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Dia akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung. Pada pagi hari, ia pergi dengan perut kosong, dan pada sore hari ia pulang dengan perut kenyang.”

Terkait doa dalam kemudahan rezeki dan segala urusan, Rasulullah telah banyak mencontohkan. Diolah dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah karangan Abdullah Zaedan serta buku Fadhilatul Amal Doa Pembuka Rezeki, Sukses Usaha & Karier oleh Ustaz Zezen Zaenal Alim, terdapat doa yang dapat diamalkan agar diberi kelancaran rezeki oleh Allah SWT. 

Baca Juga  Surga Atau Neraka?, Begini Kondisi Ketika Bayi Anak Orang-Orang Musyrik

Berikut dua doa yang dapat diamalkan agar dagangan laris dan berkah : 

Doa pertama, “Allahumma innii as’aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairi ta’bin wa laa masyaqqatin wa laa dhairin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir”.

Doa tersebut memiliki arti,”Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar engkau melimpahkan rezeki kepadaku rezeki yang halal, luas, tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan, dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu. (HR Ahmad dan Thabrani).

Baca Juga : Warga Kecamatan Glagah Peringati Harjaba 251 dengan Bersholawat dan Berolahraga 

 

Kemudian, bacaan doa pelancar rezeki kedua masih dikutip dari sumber yang sama, “Allaahumma yaa ahadu yaa waahidu ya maujuudu yaa jawwaadu yaa baasithu yaa kariimu yaa wahhaabu yaa dzat thauli yaa ghaniyyu yaa mughnii yaa fattaahu yaa razzaaqu yaa ‘aliimu yaa hayyu yaa qayyuumu yaa rahmaanu yaa rahiimu yaa badii’us samaawatu wal ardhi yaa dzal jalaali wal ikraam yaa hannanu yaa mannaanu infahnii minka binafhati khairin tughninii ‘amman siwaaka”.

Baca Juga  Jaga Tradisi Keilmuan Ulama, Ratusan Santri Milenial Ikuti Lomba Baca Kitab Kuning

Arti doa tersebut, “Ya Allah, wahai Dzat yang Maha Esa tiada terbagi-bagi, wahat Dzat yang Maha Esa tiada bersekutu, wahai Dzat yang Maujud, wahai Dzat yang Maha Pemurah, wahai Dzat yang Maha pembagi, wahai Dzat yang Mahamulia, wahai Dzat yang Mahapemberi, wahai Dzat yang memiliki anugerah, wahai Dzat yang Mahakaya, wahai Dzat yang Mahapemberi, wahai Dzat yang Mahapembuka pintu rezeki, wahai Dzat yang Mahamengetahui, wahai Dzat yang Mahahidup, wahai Dzat yang Mahapengasih, wahai Dzat yang Mahapenyayang, wahai Dzat yang Mahapemberi anugerah, limpahkanlah rezeki dari-Mu dengan kelimpahan sebaik-baiknya yang dapat memberikan kecukupan bagi diriku, terlepas dari pengharapan pemberian siapapun selain Engkau”.