INDONESIAONLINERocky Gerung turut serta dalam aksi unjuk rasa terkait Perppu Cipta Kerja (Ciptaker) di depan gedung DPR RI hari ini. Dalam kesempatan itu, Rocky turut mendesak Perppu Ciptaker dibatalkan.

“Itu undang-undang paling busuk di Asia Pasifik itu, jadi dibuang aja. Karena itu kita mau batalkan,” kata Rocky kepada wartawan setelah berorasi di depan gedung DPR RI, Selasa (28/2/2023).

Pada kesempatan itu juga, Rocky mengatakan jika aksi tersebut bukan hanya menuntut hak buruh. Melainkan hak rakyat Indonesia supaya pemilu dapat diadakan.

“Jadi aksi bukan sekedar aksi untuk menuntut hak-hak buruh, tapi menuntut hak rakyat Indonesia supaya pemilu itu diadakan hanya dengan pemilu kita bisa mengubah keadaan itu poinnya,” ungkap Rocky.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Sunarno mengatakan pihaknya akan bertahan didepan Gedung DPR hingga aksi itu mendapat tanggapan dari DPR.

“Ya memang seperti itu jadi kalau memang tidak ada tanggapan, tidak ada respons dari DPR kita akan bertahan ya. Sejauh mana persiapan dari kawan-kawan kemarin sudah kita informasikan. Ya kita akan bertahan malam ini,” kata Sunarno.

Lebih lanjut, Sunarno mengatakan pihaknya juga akan melakukan pembengkakan sipil yang akan dilakukan pada (14/3/2023) mendatang.

“Pembangkangan sipil yaitu pemogokan umumnya akan dilakukan oleh kelompok gerakan buruh, mahasiswa, pelajar dan kaum tani. Kalau rencana pemogokan karena kan sidang paripurna ini kan sekitar tanggal 14 Maret ya, dalam diskusi kita ada dua Minggu ini kita akan mempersiapkan itu,” ujar Sunarno.

“Mudah-mudahan di tanggal 14 Maret itu kita bisa laksanakan. Tapi kalau pun belum bisa harusnya sebelum puasa ini kita sudah harus melakukan itu,” lanjut Sunarno.

Aksi itu menurut Sunarno akan dilakukan hingga Perppu tersebut dicabut oleh Pemerintah.

“Ya rencana aksi lanjutan itu pembangkangan ya. Jadi pemogokan nasional itu rencananya. Ya sampai Perppu dicabut,” tutur Sunarno.

Sebagai informasi, aksi unjuk rasa terkait Perppu Cipta Kerja (Ciptaker) digelar di depan gedung DPR RI hari ini, Rabu (28/2/2023).

Aksi unjuk rasa itu mendapat pengamanan ketat dari personel gabungan. Diketahui, Sebanyak 3.598 personel gabungan disiagakan.

“Total 3.598 personel yang dikerahkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dihubungi, Selasa (28/2/2023).

Trunoyudo menjelaskan, dari total personel gabungan yang diturunkan, terdiri dari 2.437 personel Satgasda, 345 personel Satgasres, serta 816 personel dari Mabes Polri, BKO TNI, dan Pemda.

You May Also Like

Selesai Dibangun, Bupati Resmikan Gedung Utama Sarja Arya Racana dan Kantor Satreskrim Polres Tulungagung 

JATIMTIMES – Renovasi ¬†Mapolres Tulungagung, yaitu gedung utama Sarja Arya Racana dan…

Kerugian Rp 100 Juta, Kebakaran Pabrik Gula Jawa Nihil Korban

INDONESIAONLINE – Pabrik gula jawa milik Sutrisno (55) di Dusun Karanglo Desa…

Luhut Bisiki Jokowi soal Penyedia Tetap Makanan Prajurit TNI

INDONESIAONLINE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku diberi tahu oleh Menteri Koordinator…

Open BO, 6 Perempuan Kena Razia Pekat, 3 Masih Layani Tamu

INDONESIAONLINE – Enam wanita terpaksa diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…