INDONESIAONLINE – Air Zamzam tentunya air suci yang telah banyak didengar namanya oleh umat muslim. Bahkan, mungkin telah banyak umat yang meminum air suci tersebut. Air Zamzam sendiri terus mengalir sepanjang waktu dan tak pernah mengalami kekeringan.

Air Zamzam merupakan air yang berasal dari sumur di kawasan Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Sumur zamzam terletak 11 meter dari Ka’bah. 

Lantas bagaimana sebenarnya awal munculnya Air Zamzam ini? Bagi kalian yang belum tahu, yuk simak sejarah kemunculan Air Zamzam ini.

Kisah kemunculan Air Zamzam berkaitan dengan Nabi Ismail, Nabi Ibrahim dan Siti Hajar. Dikutip dari buku Kisah Teladan 25 Nabi & Rasul karya Izzah Annisa, kala itu Nabi Ismail masih bayi. 

Ia kemudian dibawa oleh Nabi Ibrahim dan Siti Hajar tinggal di kawasan gurun pasir. Hal itu atas perintah Allah agar menjauh dari Palestina.

Nabi Ibrahim kemudian akan meninggalkan mereka di sana. Lantas Siti Hajar bertanya, “Wahai suamiku, apakah engkau bersungguh-sungguh hendak meninggalkan kami di tempat ini?” tanya Siti Hajar. 

Nabi Ibrahim kemudian menjawab, “Maaf istriku, aku hanya menjalankan perintah Allah. Bertakwalah kepada Allah. Insya Allah Dia akan selalu melindungi kalian.”

Baca Juga  Ahli Surga yang Pernah Disiksa dan Dijemur di Terik Matahari

Satu ketika, persediaan air mereka habis. Nabi Ismail yang tidak mendapatkan air susu dari Siti Hajar pun menangis karena merasa kelaparan akibat air susu dari Siti Hajar tak keluar sedikitpun.

Siti Hajar pun berusaha untuk mencari air untuk Nabi Ismail. Iapun berkeliling kesana-kemari untuk mencari air agar Nabi Ismail bisa minum.

Setelah berusaha keras, Siti Hajar tak kunjung juga mendapatkan air. Iapun kemudian mencoba berteriak mencari bantuan. Tetapi, karena kondisi sepi, tak ada satu orangpun yang lewat. 

Ia kemudian lari ke sebuah bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak tujuh kali sembari berdoa kepada Allah SWT. Setelah lama mencari, ia kemudian teringat Nabi Ismail yang telah lama ia tinggalkan. 

Siti Hajar kemudian kembali dari mencari air untuk melihat Nabi Ismail. Namun, sesampainya di sana, Siti Hajar begitu terkejut. Ia mendapati disekitar Nabi Ismail berbaring muncul sebuah mata air jernih yang keluar dari ujung kaki Nabi Ismail AS. 

Hal itu merupakan pertolongan dari Allah SWT yang memerintah Malaikat Jibril yang memukulkan kakinya di atas tanah lalu keluar pancaran air di sana. Air tersebut terus mengalir dan bahkan kian menggenang. 

Baca Juga  CEO Putra Delta Sidoarjo Terpilih Jadi Exco PSSI, Bakal Dorong Liga yang Kompetitif

Dari situ, Siti Hajar kemudian menamainya dengan Air Zamzam. Siti Hajar kemudian juga meminum air Zamzam tersebut dan akhirnya bisa kembali menyusui Nabi Ismail AS hingga Nabi Ismail merasa kenyang dan tak menangis lagi.

Sejak itulah, Air Zamzam terus mengalirkan air yang tak pernah kering meskipun dalam musim kemarau. Air Zamzam sendiri telah banyak diminum dan diambil oleh jamaah dari berbagai belahan dunia. Bahkan. Air suci tersebut juga diekspor ke beberapa negara untuk dapat dinikmati oleh mereka yang belum bisa pergi ke tanah suci.

Air Zamzam ini memiliki kemurnian yang sangat tinggi. Salah satu ilmuwan asal Jerman, Knut Pfeiffer melakukan riset dengan hasil air zamzam mengandung mineral yang sangat kaya yang mampu meningkatkan energi serta baik untuk sistem jaringan tubuh. Air ini sendiri dari hasil riset tidak ditemukan kuman ataupun bakteri, sehingga aman untuk langsung dikonsumsi.