INDONESIAONLINE – Dunia musik Indonesia berduka. Bassist sekaligus salah satu pendiri band rock legendaris God Bless, Donny Fattah Gagola, meninggal dunia pada Sabtu 7 Maret 2026 pada usia 76 tahun.
God Bless mengumumkan kabar meninggalnya Donny melalui akun Instagram resminya, @godblessrocks. Dalam unggahan tersebut, God Bless menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian salah satu sosok penting dalam perjalanan musik mereka.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia DONNY FATAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta,” tulis akun tersebut pada Sabtu (7/3).
Donny Fattah diketahui meninggal dunia di RSUP Fatmawati. Pihak God Bless juga memohon doa serta maaf segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.
“Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya,” tulis pernyataan tersebut.
Berjuang Melawan Penyakit
Sebelum meninggal dunia, Donny Fattah diketahui telah cukup lama berjuang melawan sejumlah penyakit serius. Kondisi kesehatannya terutama memengaruhi bagian tubuh dari pinggang hingga kaki.
Dalam sebuah wawancara pada Mei 2025, ia pernah mengungkapkan bahwa dirinya harus mengonsumsi banyak obat setiap hari untuk menjaga kondisinya.
“Dapat banyak obat sih, justru terlalu banyak obat. 32 jenis obat untuk tiga penyakit tapi ya campur, ada vitamin, ada obat kimia. Sudah berjalan hampir dua tahun sebenarnya,” ujar Donny kepada awak media saat itu.
Musisi kelahiran Makassar tahun 1949 tersebut menjelaskan bahwa dirinya menderita beberapa penyakit sekaligus, yakni sarkopenia atau pengecilan otot pada kaki, penyumbatan vaskuler, serta penyakit autoimun.
Ketiga kondisi itu membuat bagian tubuhnya dari pinggang ke bawah menjadi lemah, meskipun kondisi tubuh bagian atasnya masih relatif baik.
“Alhamdulillah kalau buat tubuh bagian atas saya normal, baik sekali. Yang saya kena itu dari pinggang ke bawah. Jadi, itu agak lemah karena ada tiga penyakit, sarkopenia pengecilan otot kaki, kemudian penyumbatan vaskuler dan autoimun. Itu semua dari pinggang ke bawah,” ungkapnya kala itu.
Tetap Manggung meski Kondisi Menurun
Meski kondisi kesehatannya tidak lagi seprima dulu, Donny Fattah tetap berusaha tampil bersama God Bless dalam sejumlah kesempatan. Baginya, tampil di atas panggung menjadi sumber semangat yang membantu menjaga kondisi mentalnya.
Ia bahkan pernah mengatakan bahwa bermain musik bersama band yang telah membesarkan namanya itu terasa seperti obat yang mampu meredakan rasa sakit yang ia alami.
Dalam beberapa penampilan terakhir, Donny biasanya hanya memainkan beberapa lagu dan tampil sambil duduk di kursi di atas panggung. Namun hal itu tidak mengurangi antusiasme penggemar yang selalu menyambutnya dengan hangat.
Sosok Penting dalam Sejarah Rock Indonesia
Donny Fattah dikenal sebagai salah satu musisi legendaris yang berperan besar dalam perkembangan musik rock di Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri God Bless yang berdiri di Jakarta pada tahun 1973.
Selama puluhan tahun berkarier bersama band tersebut, Donny menjadi salah satu pilar penting yang membantu membentuk karakter musik God Bless.
Bersama God Bless, ia ikut terlibat dalam berbagai karya yang dikenal luas oleh pecinta musik tanah air, seperti lagu “Semut Hitam”, “She Passed Away”, “Anak Adam”, “Musisi”, hingga “Setan Tertawa.”
Sebagai pemain bas, Donny dikenal memiliki gaya bermain yang khas dengan improvisasi yang kuat saat tampil di panggung. Ia juga mengaku banyak terinspirasi dari bassist dunia seperti Stanley Clarke serta Geddy Lee dari band Rush.
Kepergian Donny Fattah menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia, khususnya bagi para penggemar rock yang telah mengikuti perjalanan panjang God Bless selama lebih dari lima dekade. Warisan musik dan dedikasinya di panggung akan selalu dikenang oleh generasi pecinta musik tanah air. (mt/hel)













