JATIMTIMESDesa wisata Kecamatan Bumiaji, Kota Batu terus menunjukkan eksistensinya. Karena itu masing-masing desa wisata berlomba menghadirkan rest area. Di awal tahun ini sudah dua desa yang memiliki rest area.

Dua desa itu adalah Desa Punten dan Desa Tulungrejo. Rest area Desa Punten baru diresmikan pada awal 2022 ini. Dengan menyuguhkan spot swafoto lantaran rest area di sana menyuguhkan landscape.

Pemandangan yang ditawarkan itu pemandangan perbukitan, juga permukiman yang dapat mencuci mata wisatawan yang mampir sejenak untuk beristirahat. Kemudian pihak Pemdes juga memberikan logo bertuliskan ‘Puntenae’.

Kemudian juga memberikan informasi peta wilayah Desa Punten yang cukup besar terpasang di sana. Meski demikian kondisi rest area saat ini masih beralaskan tanah, namun sudah bisa digunakan untuk tempat parkir kendaraan. Rencananya secara bertahap akan dibangun fasilitas penunjang seperti tempat oleh-oleh. 

Baca Juga  Danau Toba Terancam Kehilangan Status Global Geopark UNESCO

“Ada tempat untuk jualan tanaman hias warga, makanan, dan sebagainya seperti pada umumnya rest area,” ucap Kepala Desa Punten Hening Trisunu.

Rencananya, akan ada sekitar 30 UMKM yang akan dibangun untuk menjual produk-produk lokal mulai oleh-oleh, tanaman hias hingga makanan. Di atas tanah kas desa seluas sekitar 9.000 meter persegi itu juga akan dibangun tempat gantangan burung hingga panggung hiburan.

“Rest are ini proyek multiyears kami target bisa selesai dalam kurun waktu 4 tahun ke depan. Yang diharapkan untuk menambah perekonomian warga,” tambah Hening.

Dengan hadirnya rest area Punten, ke depan agar tidak terpusat di rest area Sidomulyo, Kecamatan Batu. Di sisi lain yang juga baru hadir di akhir 2021 yakni rest area Desa Tulungrejo.

Baca Juga  Ir. H. Artono: Jangan Takut Libatkan Swasta Untuk Kembangkan Wisata Lumajang

Saat ini rest area yang ada di Dusun Gerdu memiliki luas 3 ribu meter itu sudah dibangun dengan paving. Sudah dilengkapi tolitet, masjid, juga cafetaria yang nyaman dan bersih.

Pembangunan rest area ini dilakukan melihat saat ini lahan parkir bus di Desa Tulungrejo itu tidak mencukupi. Terlebih desa ini menjadi jujukan wisatawan yang ingin berwisata petik apel. Jadi, sangat dibutuhkan rest area.

“Pembangunan itu dilakukan untuk mengatasi beragam permasalahan yang terjadi. Tentunya juga memajukan pariwisata di Desa Tulungrejo dan perekonomian masyarakat,” ujar Kepala Desa Tulungrejo Suliyono. 

Sementara itu hingga saat ini di Kecamatan Bumiaji sudah memiliki rest area. Selain di dua desa tersebut, juga terdapat di Desa Bumiaji.



Irsya Richa