INDONESIAONLINE – Sesosok mayat yang awalnya disebut orang tak dikenal atau Mr X pada Selasa (20/2/2023) pukul 07.30 WIB di kebun tebu Dusun Krajan RT 001 RW 002, Desa Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo,  tulungagung, akhirnya terungkap. Jenazah itu diketahui bernama Dheni, pria  44 tahun yang tinggal di  Dusun Jengglik RT 092 RW 002, Desa Sendang, Kecamatan Sendang, Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mujiatno menyampaikan Ihwal penemuan mayat hingga diketahui identitasnya ini. Menurut dia, pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB, seorang saksi berangkat dari rumahnya menuju kebun tebu miliknya. Sesampainya di kebun tebu milik Langit Ismail yang lokasinya dekat dengan lahan miliknya, dia mencium bau busuk.

“Saksi kemudian mencari sumber bau dan melihat sosok mayat yang sudah membusuk. Lalu saksi  memanggil seorang saksi lainnya untuk melihat mayat ini, apakah mengenalinya,” katanya, Rabu (21/2/2023).

Baca Juga  Bothok, Menu Buka dan Santap Sahur Kesukaan Orang Tulungagung

Rupanya kedua saksi tidak bisa mengenali mayat laki-laki tersebut. Mereka kemudian melapor kepada kepala desa Tulungrejo dan  selanjutnya melapor ke Polsek Karangrejo.

“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP oleh tim medis dan inafis, korban saat ditemukan memakai kaus warna biru, celana pendek warna abu-abu, sepatu warna hitam, kondisi wajah dan tubuh sudah tidak dapat dikenali,” ujarnya.

Dari kesimpulan awal pemeriksaan, tidak ditemukan tanda tanda akibat kekerasan di tubuh korban. “Korban diperkirakan meninggal dunia sejak empat hari yang lalu,” imbuhnya.

Karena belum dikenali, setelah dilakukan pemeriksaan luar, mayat dibawa ke RS dr Iskak Tulungagung. “Pada malamnya, ada keluarga korban  mendatangi Polsek Karangrejo dengan membawa surat tanda lapor kehilangan orang atas nama Dheni Dwi Hariyadi yang dikeluarkan Polsek Sendang pada tanggal 15 Pebruari 2024,” terangnya.

Baca Juga  Polemik Tugu Reyog Kendang, Ini Penjelasan Kadin LH Kabupaten Tulungagung

Dengan melihat ciri ciri mayat Mr X dan melihat pakaian yang dikenakan korban serta barang milik korban pada saat ditemukan,  keluarga korban membenarkan bahwa  mayat itu merupakan keluarganya.

“Setelah melihat jenazah secara langsung  pihak keluarga  yakin dan memastikan bahwa korban merupakan keluarganya,” bebernya.

Selanjutnya dilakukan serangkaian pengeluaran jenazah oleh pihak medis RS dr Iskak, disaksikan Unit Inafis Polres Tulungagung dan Unit Reskrim Polsek Karangrejo. Jenazah dibawa pulang untuk dilakukan pemakaman. (ab/hel)