Wakil Bupati Jember KHK MB. Firjaun Barlaman saat mendapatkan suntik vaksin booster (foto : Moh. Ali Makrus / Jember TIMES)

JATIMTIMES –  Capaian vaksinasi di kabupaten Jember saat ini mencapai 70 persen lebih. Karena itu, Pemkab Jember mulai melakukan vaksin booster dan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun.

 Bahkan untuk kedua vaksin ini, Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman bersama Sekretaris Daerah  Mirfano dan sejumlah kepala OPD, Jumat (28/1/2022) memulai vaksin booster di aula lantai 2 Pendopo Wahyawibawa Graha Pemkab Jember.

Dalam kesempatan tersebut, eabup menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan vaksin covid-19, sehingga capaian vaksin di Jember sudah mencapai 70 persen. Dengan capaian vaksin ini, pemkab bisa menggelar vaksin booster dan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 Usia 6-11 Tahun di Kota Batu Kurang 808 Anak

“Alhamdulillah capaian vaksin kemarin sudah mencapai 70 persen lebih dan saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kesadarannya dalam program vaksin ini. Sehingga mulai hari ini, kami bisa melaksanakan vaksin booster dan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun,” ujar wakil bupati.

Firjaun  menjelaskan, untuk vaksin  anak usia  6-11 tahun, Pemkab Jember akan menggunakan vaksin  Sinovac. Sasarannya  220.884 anak di Kabupaten Jember.

Sedangkan mengenai vaksin booster atau vaksin lanjutan, wabup menyatakan bahwa vaksin booster dilakukan untuk tujuan mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan.

“Untuk sasaran vaksin booster atau vaksin ketiga ini adalah masyarakat usia 18 tahun ke atas, dengan perioritas lansia serta warga yang sudah menjalankan vaksin kedua minimal 6 bulan setelah vaksin kedua,” jelasnya.

Baca Juga  Omicron Ngamuk, Kasus Covid-19 Melonjak di Malaysia

Dari data yang diterima media ini, target dan sasaran vaksin booster di Kabupaten Jember rinciannya adalah usia 18-59 tahun sebanyak 701.597 sasaran. Data ini dari mereka yang sudah mendapatkan suntik vaksin dosis 1 dan 2. Selain itu, ada  79.693 sasaran untuk masyarakat usia 60 tahun ke atas. (



Moh. Ali Mahrus