Antrean pengunjung yang akan masuk Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES – Kasus aktif Covid-19 Kota Batu beberapa mulai menunjukkan kenaikan. Hal ini pun membuat pelaku pariwisata cukup was-was dengan penyebaran kasus Covid-19 khususnya varian omicorn.

Meski demikian, tempat wisata di Kota Batu tetap beroperasi seperti biasa. Untuk mengantisipasi penularan itu, tempat wisata di Kota Batu tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Mulai dari memberlakukan PeduliLindungi jika masuk tempat wisata. Kemudian menerapkan menjaga jarak, menggunakan masker, juga menggunakan hand sanitizer, serta menyediakan tempat cuci tangan, dan sebagainya.

Manager Marketing & Public Relation Jatim Park Group Titik S. Ariyanto mengatakan, jika belum ada arahan hingga saat ini untuk mencegah penularan omicorn. “Jangan sampai ada penutupan tempat wisata lagi,” ungkap Titik.

Baca Juga  Peduli Bencana, Alfamart Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sutojayan di Blitar

Mengingat laju perekonomian dunia pariwisata ini baru saja berjalan. Bahkan hingga saat ini belum dapat menutup biaya operasional wisata semula.

”Kita baru bisa tarik nafas itu ya beberapa bulan ini. Tapi ya itu belum cukup menutup kerugian kami yang setahun kemarin. Bahkan ada beberapa staf yang belum terima gaji penuh,” kata Titik.

Hingga saat ini sistem kerja yang diterapkan kepada karyawan Jatim Park Group pengurangan jam kerja dan pembayaran gaji 80 persen. Melihat pemasukan dan operasi wisata masih belum stabil.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq menjelaskan, hingga saat ini belum ada penerapan prokes yang sifatnya mengantisipasi sebaran varian Omicron. Namun prokes pada tempat wisata tetap berjalan dengan ketat.

Baca Juga  Bikin Geger, Ratusan Amunisi Diduga Aktif Ditemukan di TPU

“Instruksi khusus dari Kemendagri mengenai varian Omicron ini juga belum diterima. Untuk itu, percepatan vaksinasi terus dilakukan. Saya harap kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan juga semakin ditingkatkan,” ujar Arief.



Irsya Richa