INDONESIAONLINE – Masing-masing kecamatan telah memiliki jagoan untuk mengikuti Lomba Desa Kabupaten Malang 2023. Sejumlah 33 desa itu secara resmi telah mengumpulkan berkas untuk mengikuti lomba desa dengan hadiah total sebesar Rp 500 juta itu.

Kepala DPMD Kabupaten Malang, Eko Margianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa (Pemdes), Ira Kuswandari mengatakan bahwa sesuai informasi yang diterima, tanggal 3 Maret 2023 lalu adalah batas akhir penetapan pemenang Lomba Desa tingkat kecamatan. Sehingga, 33 desa di tingkat kecamatan saat ini telah pasti mengikuti Lomba Desa Kabupaten Malang 2023.

“Jadi kecamatan sudah mengirim bukti administrasi yaitu SK camat tentang penetapan lomba desa tingkat kecamatan. Saat ini 33 fix terkumpul sesuai dengan jumlah 33 kecamatan kami di wilayah Kabupaten Malang,” ujar Ira kepada JatimTIMES, Senin (6/3/2023).

Selanjutnya, DPMD Kabupaten Malang bersama OPD terkait, JatimTIMES Network dan akademisi akan melakukan penilaian terhadap desa yang ikut Lomba Desa 2023. Penilaian awal yang dilakukan adalah tahap administrasi.

Baca Juga  Jaga Tradisi Keilmuan Ulama, Ratusan Santri Milenial Ikuti Lomba Baca Kitab Kuning

“Setelah ini kita akan tahapan administrasi. Jadi kita akan menyeleksi 33 kecamatan itu untuk kita kerucutkan menjadi 6 desa,” tutur Ira.

Sebagaimana yang telah diberitakan, Pemkab Malang melalui DPMD Kabupaten Malang bersama JatimTIMES Network akan menggelar Lomba Desa/Kelurahan Kabupaten Malang 2023. Lomba tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas masyarakat, partisipasi masyarakat, penanggulangan kemiskinan dan swadaya gotong royong masyarakat di desa dan kelurahan.

Selain itu juga sekaligus untuk mengevaluasi keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan. Yakni dengan melihat tingkat perkembangan desa/kelurahan selama dua tahun terakhir.

Terkait lomba tersebut, Kepala DPMD Kabupaten Malang, Eko Margianto telah melakukan sosialisasi ke desa dan kelurahan di Kabupaten Malang sejak Rabu (22/2/2023). Tidak hanya menggandeng media Jatim Times Network, akademisi dari Universitas Brawijaya (UB) juga turut dilibatkan dalam lomba tersebut.

Baca Juga  Dorong Pemenuhan Data Sektoral, Pemkot Malang Gelar SATA Award 2023

Sementara itu, total hadiah yang mencapai Rp 500 juta tersebut, merupakan dana program yang dialokasikan pada PAK APBD Tahun 2023. Sedangkan dalam realisasinya akan disalurkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Jika dibandingkan dengan beberapa lomba yang telah diselenggarakan, ajang kali ini merupakan agenda perlombaan dengan hadia terbanyak di Jawa Timur.

Di sisi lain, Direktur JatimTIMES Network, Lazuardi Firdaus menyebut, nantinya akan ada 10 juri dalam penilaian lomba yang memiliki konsep berbeda dengan beberapa wilayah lainnya tersebut. Ke-10 juri itu, delapan juri diantaranya dari OPD, satu juri dari media yakni JatimTIMES dan satu juri lainnya dari akademisi Universitas Brawijaya.