Semifinal Liga Champions: Drama 9 Gol Antar PSG Menang Tipis atas Bayern Munich

Semifinal Liga Champions: Drama 9 Gol Antar PSG Menang Tipis atas Bayern Munich
Khvicha Kvaratskhelia dan rekan-rekannya merayakan gol PSG ke gawang Bayern Munich. (ap photo)

INDONESIAONLINE – Paris Saint-Germain (PSG) meraih kemenangan dramatis 5-4 atas Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Duel sengit ini menghadirkan sembilan gol dan aksi saling kejar sepanjang pertandingan.

Bayern lebih dulu unggul pada menit ke-15 lewat penalti Harry Kane setelah Luis Diaz dijatuhkan Willian Pacho di kotak terlarang. Kane sukses menuntaskan tugasnya dan membawa tim tamu memimpin 1-0.

PSG merespons cepat sembilan menit kemudian. Khvicha Kvaratskhelia menyamakan skor melalui sepakan melengkung yang gagal dihentikan Manuel Neuer.

Tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-32 saat Joao Neves menanduk masuk sepak pojok Ousmane Dembele. Namun Bayern kembali menyamakan kedudukan menjelang turun minum lewat aksi individu Michael Olise pada menit ke-40.

Menjelang babak pertama berakhir, PSG mendapat penalti usai Alphonso Davies melakukan handball di area terlarang. Dembele yang maju sebagai eksekutor sukses membawa Les Parisiens unggul 3-2 saat jeda.

Memasuki babak kedua, PSG langsung tancap gas. Kvaratskhelia mencetak gol keduanya pada menit ke-56 untuk mengubah skor menjadi 4-2. Dua menit berselang, Dembele juga membukukan brace setelah memaksimalkan umpan Desire Doue, membawa PSG menjauh 5-2.

Bayern belum menyerah. Dayot Upamecano memperkecil ketertinggalan lewat sundulan pada menit ke-65 memanfaatkan umpan Joshua Kimmich. Tiga menit kemudian, Luis Diaz mencetak gol keempat Bayern melalui sepakan keras yang membuat skor menjadi 5-4.

Meski terus menekan di sisa laga, Bayern gagal menyamakan kedudukan. Skor 5-4 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil ini menjadi modal penting bagi PSG jelang leg kedua di markas Bayern Munich pekan depan. Sementara Bayern masih memiliki peluang membalikkan keadaan di hadapan pendukung sendiri. (hsa/hel)