Gong Piala Dunia 2026 Ditabuh Nanti Malam, Sudah 6 Juta Tiket Ludes

Trofi Piala Dunia 2026 dan bendera tiga negara tuan rumah. (fifa)

INDONESIAONLINE
Ajang Piala Dunia 2026 akan resmi dimulai nanti malam (11 Juni 2026).  Upacara pembukaannya bakal berlangsung di tiga negara tuan rumah; Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Turnamen edisi kali ini diprediksi menjadi pembukaan terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. Selain digelar di tiga negara berbeda, jumlah peserta juga bertambah menjadi 48 tim untuk kali pertama.

FIFA menetapkan laga pembuka berlangsung di Mexico City, Meksiko, pada 11 Juni waktu setempat atau Jumat (12/6) dini hari WIB. Upacara pembukaan akan dimulai pukul 00.30 WIB, sekitar 90 menit sebelum pertandingan pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca.

Pembukaan kedua akan berlangsung di Toronto, Kanada, pada Sabtu (13/6) pukul 01.30 WIB sebelum pertandingan Kanada kontra Bosnia Herzegovina yang dimulai pukul 02.00 WIB.
Sementara itu, seremoni pembukaan ketiga digelar di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Sabtu pukul 06.30 WIB. Setelahnya, tuan rumah Amerika Serikat akan menghadapi Paraguay pada pukul 08.00 WIB.

Siaran langsung pertandingan dan rangkaian pembukaan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan melalui TVRI. Selain itu, penonton bisa menyaksikan turnamen lewat layanan OTT seperti FolaPlay dan MAXStream TV melalui aplikasi berlangganan.

6 Juta Tiket Terjual

Presiden FIFA Gianni Infantino mengklaim penjualan tiket Piala Dunia FIFA 2026 telah menembus angka 6 juta lembar. Tingginya antusiasme suporter disebut membuat permintaan tiket melonjak drastis sejak fase awal penjualan.

Dilansir dari BBC, Infantino menyebut FIFA masih menyediakan tiket tambahan, terutama untuk pertandingan fase gugur hingga partai final.
“Hingga hari ini kami telah menjual lebih dari 6 juta tiket,” ujar Infantino.

Ia menambahkan, tingginya permintaan membuat tiket untuk babak-babak akhir masih sangat diburu penggemar sepak bola dari berbagai negara.

Harga tiket Piala Dunia 2026 juga mengalami lonjakan signifikan dibandingkan edisi 2022. Tiket final bahkan disebut mencapai 10 ribu dolar AS atau sekitar Rp180 juta. Sebagai perbandingan, harga tiket tertinggi final pada edisi sebelumnya berada di kisaran 3 ribu dolar AS.

Meski mahal, tingginya harga dinilai sebanding dengan besarnya minat publik. Pada tahap awal penjualan, FIFA menerima sekitar 150 juta permintaan tiket secara global, dengan rata-rata 10 juta permintaan masuk setiap hari.

Infantino mencontohkan tingginya penjualan tiket di wilayah California dan Los Angeles yang mencapai 800 ribu tiket. “Permintaan telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, bukan hanya sedikit, tetapi sepuluh kali lipat atau lebih. Jumlah permintaan tiket yang kami terima benar-benar luar biasa,” kata Infantino. (hsa/hel)