Wisata  

Bangkok Jadi Kota Terbaik Dunia 2026, Singapura Masuk 20 Besar

Bangkok dinobatkan sebagai kota terbaik dunia 2026 oleh Condé Nast Traveller (vietnam paradise travel)

Bangkok dinobatkan sebagai kota terbaik dunia 2026 oleh Condé Nast Traveller. Singapura turut masuk 20 besar, sementara kota Indonesia belum masuk daftar.

INDONESIAONLINE – Bangkok, ibu kota Thailand, menempati posisi teratas dalam daftar The Best Cities in the World 2026 versi Condé Nast Traveller. Pencapaian ini menempatkan kota di Asia Tenggara tersebut di atas sejumlah destinasi populer dunia, termasuk Paris, Istanbul, Roma, dan Tokyo.

Penghargaan yang diumumkan pada 6 Oktober 2026 itu merupakan bagian dari Readers’ Choice Awards, ajang tahunan yang menghimpun penilaian pembaca terhadap berbagai destinasi perjalanan. Dalam kategori kota terbaik dunia, Bangkok memperoleh skor 97,68 dari 100 poin.

Hasil tersebut cukup mengejutkan. Pada pemeringkatan tahun sebelumnya, Bangkok tidak masuk dalam daftar 20 besar kategori yang sama. Kini, kota tersebut justru berada di puncak, mengungguli kota-kota yang selama ini identik dengan wisata budaya, sejarah, dan gaya hidup internasional.

Condé Nast Traveller menyoroti perpaduan kehidupan perkotaan Bangkok yang dinamis, bangunan bersejarah, kuil, pasar, serta ragam kuliner sebagai bagian dari daya tariknya. Kombinasi tersebut memberikan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari wisata budaya hingga eksplorasi gastronomi.

Bagi industri pariwisata Asia Tenggara, hasil ini memperlihatkan bahwa kota-kota di kawasan tersebut mampu menarik perhatian wisatawan internasional melalui karakter lokal yang kuat dan pengalaman perjalanan yang beragam.

Bangkok Ungguli Paris dan Istanbul

Dalam daftar yang diterbitkan Condé Nast Traveller, Paris menempati posisi kedua dengan skor 97,14, disusul Istanbul di peringkat ketiga dengan 96,67 poin. Roma berada di urutan keempat dengan 95,96 poin, sedangkan Valletta di Malta melengkapi lima besar dengan skor 95,76.

Bangkok unggul 0,54 poin dari Paris. Selisih tersebut relatif tipis, tetapi cukup menempatkan ibu kota Thailand itu sebagai destinasi dengan penilaian tertinggi dalam kategori tersebut.

Daya tarik Bangkok tidak hanya bertumpu pada perkembangan kota modern. Kawasan bersejarahnya menyimpan sejumlah destinasi penting, termasuk Grand Palace dan Wat Phra Kaew yang dikenal melalui arsitektur khas Thailand.

Tidak jauh dari kawasan tersebut, Wat Pho menjadi tujuan wisata berkat patung Buddha berbaring yang terkenal. Di luar situs keagamaan, wisatawan juga dapat menjelajahi pasar tradisional, kawasan tepi Sungai Chao Phraya, hingga pusat kuliner yang menawarkan makanan jalanan dan restoran berbintang Michelin.

Keberagaman itu membuat Bangkok memiliki pilihan aktivitas bagi wisatawan dengan minat berbeda. Pengunjung dapat menikmati warisan budaya pada siang hari, mencicipi kuliner lokal pada sore hari, kemudian melihat panorama kota dari restoran atau bar di gedung bertingkat pada malam hari.

Popularitas Bangkok juga tercermin dalam data kunjungan internasional. Euromonitor International melalui Top 100 City Destinations Index 2025 mencatat Bangkok menerima sekitar 30,3 juta kedatangan wisatawan internasional pada 2025, menjadikannya kota dengan jumlah kedatangan internasional tertinggi dalam pemeringkatan tersebut.

Data itu menggunakan indikator kedatangan wisatawan internasional, bukan penilaian kepuasan pembaca. Karena metodologinya berbeda, angka kunjungan tersebut tidak secara langsung menentukan posisi Bangkok dalam Readers’ Choice Awards. Namun, keduanya menunjukkan bahwa kota ini memiliki daya tarik yang kuat dalam perjalanan internasional.

Singapura Wakili Asia Tenggara, Indonesia Belum Masuk

Selain Bangkok, Singapura menjadi satu-satunya kota Asia Tenggara lainnya yang masuk dalam daftar 20 besar kota terbaik dunia 2026. Negara kota tersebut berada di posisi ke-20 dengan skor 85,85.

Condé Nast Traveller menyoroti perpaduan arsitektur futuristis, ruang hijau, dan kekayaan kuliner Singapura. Kawasan Marina Bay, Supertree Grove, Chinatown, serta Little India memperlihatkan bagaimana pembangunan modern berjalan berdampingan dengan kawasan yang menyimpan identitas budaya.

Kehadiran Bangkok dan Singapura dalam daftar tersebut memperlihatkan dua karakter destinasi perkotaan yang berbeda. Bangkok menonjol melalui kehidupan jalanan, warisan kerajaan, kuil, dan kuliner yang beragam. Singapura menawarkan kombinasi tata kota modern, ruang publik hijau, dan kawasan budaya yang mudah dijelajahi.

Sementara itu, belum ada kota Indonesia dalam daftar 20 besar yang dipublikasikan untuk kategori tersebut. Jakarta dan destinasi perkotaan lainnya di Indonesia belum tercantum dalam pemeringkatan ini.

Meski demikian, hasil tersebut tidak dapat dijadikan ukuran tunggal untuk menyimpulkan kualitas pariwisata suatu negara. Readers’ Choice Awards mencerminkan preferensi pembaca media yang menyelenggarakan penghargaan, sedangkan indikator lain dapat mengukur jumlah kunjungan, pengeluaran wisatawan, infrastruktur, atau keberlanjutan destinasi.

Untuk edisi 2026, Condé Nast Traveller menyebut penghargaan tahunannya sebagai edisi ke-29. Secara keseluruhan, ajang tersebut menghimpun 798.867 suara pembaca untuk berbagai kategori perjalanan. Jumlah itu merupakan total suara dalam keseluruhan penghargaan, bukan khusus kategori kota terbaik.

Daftar 20 kota terbaik dunia 2026 versi Condé Nast Traveller:

  1. Bangkok, Thailand — 97,68 poin
  2. Paris, Prancis — 97,14 poin
  3. Istanbul, Turkiye — 96,67 poin
  4. Roma, Italia — 95,96 poin
  5. Valletta, Malta — 95,76 poin
  6. Shanghai, China — 95,19 poin
  7. Tokyo, Jepang — 94,76 poin
  8. Seoul, Korea Selatan — 93,76 poin
  9. Sydney, Australia — 92,72 poin
  10. Amsterdam, Belanda — 92,44 poin
  11. Stockholm, Swedia — 91,17 poin
  12. Wina, Austria — 90,97 poin
  13. Lisbon, Portugal — 89,70 poin
  14. Hong Kong — 89,47 poin
  15. Cape Town, Afrika Selatan — 88,33 poin
  16. Porto, Portugal — 87,78 poin
  17. Madrid, Spanyol — 87,70 poin
  18. New York, Amerika Serikat — 86,47 poin
  19. Jaipur, India — 86,22 poin
  20. Singapura — 85,85 poin

Daftar lengkap tersebut dapat ditelusuri melalui publikasi resmi Condé Nast Traveller.

Peringkat tahun ini memperlihatkan bahwa daya tarik kota tidak hanya dibentuk oleh landmark terkenal, tetapi juga pengalaman yang dirasakan pengunjung ketika menjelajahi suatu destinasi. Kuliner, keramahan, budaya, suasana perkotaan, dan pilihan aktivitas menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Bagi Bangkok, posisi teratas ini memperkuat reputasinya sebagai salah satu pusat perjalanan internasional. Bagi kawasan Asia Tenggara, pencapaian tersebut juga menambah perhatian global terhadap destinasi yang menawarkan perpaduan warisan budaya dan kehidupan modern.